GLOBALJAMBI.CO.ID – Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah memimpin langsung gerakan penanaman pohon serentak di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Rabu (28/01). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Tanam Pohon Jadi Momentum HUT Provinsi Jambi
Gerakan penanaman pohon ini terhubung secara daring dengan kegiatan utama yang berlangsung di sempadan Sungai Batanghari, Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi menggelar kegiatan tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi.
Sejumlah tokoh penting turut mengikuti kegiatan ini, antara lain Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Ir. Nur Adi Wardojo yang mewakili Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Danrem 042/Gapu, Bupati Muaro Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Di Kota Sungai Penuh, kegiatan ini juga melibatkan pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Sekda Alpian, BBTNKS, para kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, organisasi pecinta lingkungan, hingga seluruh ASN. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Lebih dari 200 Ribu Pohon Tertanam di Seluruh Jambi
Melalui gerakan ini, pemerintah daerah di seluruh Provinsi Jambi berhasil menanam 201.274 bibit pohon kehutanan secara serentak.
Di Kota Sungai Penuh sendiri, Walikota Alfin memimpin penanaman 19.434 bibit pohon di bantaran Sungai Batang Merao. Langkah ini sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi potensi banjir.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.
Komitmen Wako Alfin Menjaga Alam
Walikota Alfin menegaskan bahwa gerakan tanam pohon tidak sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai kegiatan ini sebagai investasi penting bagi masa depan lingkungan.
“Momentum HUT ke-69 Provinsi Jambi harus kita manfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga alam. Menanam pohon hari ini berarti menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Alfin.
Ia juga mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Program Penghijauan Terus Berlanjut
Tidak berhenti pada kegiatan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperluas program penghijauan di berbagai wilayah. Pada tahun 2025, pemerintah kota telah menanam 4.000 pohon di kawasan TPST RKE serta 500 pohon di bekas TPST RPT.
Selanjutnya, pemerintah daerah berencana menambah jumlah penanaman pohon di berbagai titik strategis guna meningkatkan kualitas udara sekaligus memperkuat perlindungan lingkungan.
Dengan langkah tersebut, Kota Sungai Penuh berupaya menciptakan ruang hijau yang lebih luas, lingkungan yang lebih sehat, serta sistem ekologi yang lebih kuat.
Perkuat Sinergi untuk Lingkungan Berkelanjutan
Melalui gerakan tanam pohon serentak ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh ingin memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.
Selain itu, gerakan ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Provinsi Jambi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.









