GLOBALJAMBI.CO.ID – PLN ULP Sungai Penuh resmi mengumumkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Gangguan pada jaringan SUTT atau Saluran Udara Tegangan Tinggi menjadi penyebab utama gangguan kelistrikan tersebut.
Pengumuman itu langsung menyita perhatian masyarakat karena pemadaman terjadi di banyak desa dan jalur penting. Selain itu, warga juga mempertanyakan kondisi listrik yang belum sepenuhnya stabil meskipun pasokan dari PLTA Kerinci cukup besar.
PLN menegaskan proses pengurangan beban listrik dilakukan demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan Sumatra agar gangguan tidak meluas ke wilayah lain.
Gangguan SUTT Picu Pemadaman Bergilir di Kerinci dan Sungai Penuh
Dalam pengumuman resmi yang beredar, PLN menyebut gangguan pada jaringan SUTT masih terjadi hingga saat ini. Karena itu, PLN melakukan pengurangan beban listrik di sejumlah wilayah terdampak.
Beberapa wilayah yang mengalami pemadaman antara lain Sungai Tutung, Sungai Abu, Desa Koto Teluk Rawang, Desa Pulau Pandan, Desa Muara Hemat, Pasar Tamiai, hingga Desa Serpih.
Selain itu, PLN juga melakukan pemadaman di sejumlah desa lain secara bertahap sesuai kondisi jaringan listrik di lapangan.
PLN menilai langkah tersebut penting agar sistem kelistrikan tetap aman dan tidak mengalami gangguan yang lebih besar.
PLN Pastikan Pemulihan Listrik Terus Berjalan
Manajer PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, menjelaskan pihaknya terus melakukan pemulihan jaringan agar kondisi listrik kembali normal secepat mungkin.
Menurutnya, gangguan pada sistem transmisi Sumatra memaksa PLN melakukan pengaturan beban listrik sementara waktu.
“Kami terus melakukan koordinasi dan penormalan sistem agar pasokan listrik kembali stabil. Saat ini tim PLN masih bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan,” ujar Eko Pitono.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan mendukung proses perbaikan yang sedang berlangsung.
“Kami memahami keluhan masyarakat akibat pemadaman bergilir ini. Namun langkah ini kami lakukan demi menjaga keandalan sistem kelistrikan agar gangguan tidak semakin meluas,” tambahnya.
PLN Minta Warga Hemat Listrik dan Tetap Waspada
PLN juga mengimbau masyarakat agar menggunakan listrik secara bijak selama proses pemulihan berlangsung. Selain itu, warga diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan listrik susulan.
Di sisi lain, PLN memastikan seluruh petugas terus bersiaga selama 24 jam untuk memantau kondisi jaringan listrik di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan berjalan lancar dan seluruh wilayah kembali normal,” tutup Eko Pitono.
Sementara itu, pengumuman pemadaman bergilir tersebut terus menjadi perhatian warga karena berdampak pada aktivitas rumah tangga, usaha, hingga pelayanan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.









