Demo GETAR di Bea Cukai Jambi Diduga Diadang Preman, Sorotan Tertuju pada Maraknya Peredaran Rokok Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Aksi unjuk rasa yang di gelar Gerakan Tangan Rakyat (GETAR) Provinsi Jambi, di depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Jambi memicu perhatian publik.

Pasalnya, demonstrasi yang bertujuan menyuarakan persoalan peredaran rokok ilegal itu. Justru di warnai dugaan intimidasi oleh sekelompok orang yang di duga memiliki keterkaitan, dengan jaringan distribusi rokok tanpa pita cukai.

Tidak hanya itu, sejumlah peserta aksi juga menilai aparat kepolisian yang berada di sekitar lokasi, belum menunjukkan respons yang maksimal saat situasi memanas. Akibatnya, berbagai pertanyaan pun muncul terkait perlindungan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Dugaan Intimidasi Warnai Aksi GETAR di Depan Bea Cukai Jambi

Menurut informasi yang di himpun, sejumlah orang di duga menghalangi massa GETAR sebelum mereka menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bea Cukai Jambi. Bahkan, beberapa peserta aksi mengaku menerima intimidasi secara langsung dari pihak yang tidak mereka kenal.

Situasi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa, pihak tertentu sengaja berupaya menggagalkan aksi yang menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di Provinsi Jambi.

Selain itu, peserta aksi juga mempertanyakan keberadaan aparat keamanan di titik kumpul massa. Mereka menilai kehadiran aparat sangat penting, untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.

“Kami tidak akan mundur. Justru kondisi seperti ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada kepentingan besar yang berusaha menghalangi upaya pengungkapan peredaran rokok ilegal,” ujar salah seorang perwakilan massa aksi.

Peredaran Rokok Ilegal Semakin Terbuka di Berbagai Daerah Jambi

Di sisi lain, isu utama yang di angkat GETAR berkaitan dengan semakin luasnya peredaran rokok tanpa pita cukai di Provinsi Jambi. Saat ini, berbagai merek rokok yang di duga tidak memenuhi ketentuan cukai, beredar secara terbuka di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Terjadi Gempa Bumi Siang ini, Kali ini Lokasinya Tidak Jauh dari Kerinci Jambi

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, beberapa merek yang sering di temukan antara lain AO, Duta, Zeez, Rasta, Slava, Oris, Lufman, Smith, Manchester, Gess, dan Titan.

Tidak hanya beredar di Kota Jambi, distribusi produk tersebut juga menjangkau berbagai kabupaten dan kota lainnya. Mulai dari Muaro Jambi, Bungo, Tebo, Sarolangun, Merangin, hingga Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Karena itu, masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas pengawasan, terhadap peredaran barang kena cukai. Terlebih lagi, keberadaan produk-produk tersebut terlihat semakin mudah di temukan di toko kelontong maupun grosir.

Selanjutnya, kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan adanya pihak-pihak yang memberikan ruang bagi distribusi rokok ilegal untuk berkembang.

GETAR Ungkap Dugaan Penghalangan, Polisi Beri Penjelasan

Sementara itu, Kanit Sosial Budaya Intelkam Polresta Jambi, Mangasa Simbolon, menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalankan tugas di lokasi lain saat kejadian berlangsung.

Menurut Mangasa, sebagian besar personel yang berada di sekitar lokasi berasal dari Polsek Jambi Timur. Ia juga mengaku belum menerima informasi lengkap terkait dugaan intimidasi terhadap massa aksi.

“Nah itu anggota saya sama orang Jambi Timur, yang banyak pakaian dinas itu orang Jambi Timur. Anggota saya ada satu di situ. Ternyata aksinya batal. Makanya saya bingung ada kejadian intimidasi gitu,” kata Mangasa.

Baca Juga :  Kemacetan Parah di Mendalo, DPR RI dan BEM UNJA Satu Suara Minta Jalur Dua

Ketika mendapat pertanyaan mengenai sosok yang terlihat dalam video yang beredar, Mangasa menyebut informasi yang di terimanya mengarah kepada unsur LSM.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui secara rinci terkait dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam upaya penghalangan aksi tersebut.

Di sisi lain, Ketua GETAR Provinsi Jambi, Dendi Ridho, menyampaikan keterangan yang berbeda. Ia mengaku sejumlah orang menghadang rombongannya bahkan sebelum mereka tiba di depan Kantor Bea Cukai Jambi.

“Kami di bawa paksa oleh beberapa orang yang bernama Kapsun dan Amir. Kami juga langsung di bawa ke rumah Baron,” ungkap Dendi.

Selain itu, Dendi menyebut seorang pria bernama Amir berperan aktif dalam proses intimidasi tersebut. Menurut Dendi, Amir bahkan mengaku memiliki keterkaitan dengan sejumlah merek rokok yang di duga ilegal.

“Amir mengatakan kepada kami bahwa ia memiliki merek rokok seperti Rasta dan Slava. Awalnya kami menduga Amir seorang preman suruhan, tetapi dia mengaku berasal dari LSM. Namun, dia tidak menjelaskan dari LSM mana,” jelas Dendi.

Lebih lanjut, Dendi juga membantah adanya pengamanan polisi di titik kumpul massa. “Kami tidak melihat polisi yang berjaga di lokasi titik kumpul kami di depan Bea Cukai,” tegasnya.

Oleh karena itu, peristiwa ini kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menunggu langkah dari aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk mengusut dugaan intimidasi terhadap peserta aksi. Sekaligus menindak tegas jaringan peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru