Bank Jambi dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Suku Anak Dalam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Bank Jambi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, kembali memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, kolaborasi tersebut menyasar masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) melalui kegiatan edukasi dan inklusi keuangan di Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

Program bertema “Lentera Inklusi di Balik Rimba: Membangun Kemandirian Finansial Suku Anak Dalam”. ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus membuka akses masyarakat adat terhadap layanan keuangan formal.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafidh. Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital Bank Jambi Achmad Nunung HS. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Merangin, Ketua Tumenggung, serta masyarakat, perempuan, dan pelajar Suku Anak Dalam.

OJK Fokus Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Pedalaman

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya mengungkapkan bahwa, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tren yang semakin positif. Indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, naik di bandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 65,43 persen. Sementara itu, indeks inklusi keuangan meningkat menjadi 80,51 persen, lebih tinggi di bandingkan 75,02 persen pada 2024.

Baca Juga :  2 Heli Menuju Lokasi Kapolda Mendarat Darurat, Kalau Jalan Kaki Butuh Waktu 2 Hari 2 Malam Sampai Lokasi

Meski demikian, Yan menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi kesenjangan sebesar 14,02 persen. Antara tingkat literasi dan inklusi keuangan. Oleh sebab itu, OJK terus mengarahkan berbagai program edukasi kepada kelompok masyarakat. Yang memiliki tingkat literasi lebih rendah, terutama masyarakat pedesaan serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain itu, Yan menilai edukasi keuangan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pemahaman keuangan yang baik membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara tepat. Mengelola pendapatan dengan bijak, sekaligus menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan.

“Peran edukasi keuangan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus memperkuat pelindungan konsumen. Dengan pemahaman keuangan yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak. mengelola pendapatan dengan lebih efektif, serta melindungi diri dari berbagai risiko keuangan,” ujar Yan Iswara Rosya.

Bank Jambi Dorong Masyarakat Suku Anak Dalam Semakin Mandiri

Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital Bank Jambi Achmad Nunung HS menegaskan. Bahwa Bank Jambi terus mendukung berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Hingga menjangkau masyarakat di pelosok daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Bank Jambi ingin memperkenalkan produk dan layanan perbankan kepada masyarakat Suku Anak Dalam. Tidak hanya itu, Bank Jambi juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan menabung. Serta mengelola keuangan secara mandiri, terencana, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Komisioner Bawaslu Kerinci Pantau Langsung Pelaksanaan Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu

Lebih lanjut, Bank Jambi memandang literasi keuangan sebagai fondasi penting. Dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera. Karena itu, perusahaan terus memperluas jangkauan edukasi. Agar manfaat layanan keuangan formal dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Kolaborasi Perkuat Inklusi Keuangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan. Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman tentang berbagai produk dan layanan perbankan. Selanjutnya, peserta mempelajari pentingnya budaya menabung serta mengenali berbagai modus penipuan. Dan kejahatan keuangan yang semakin berkembang.

Tidak hanya berhenti pada edukasi, kolaborasi antara Bank Jambi, OJK, Pemerintah Kabupaten Merangin. Dan berbagai pemangku kepentingan juga memperkuat upaya memperluas akses layanan keuangan yang aman. Mudah di jangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Suku Anak Dalam.

Dengan demikian, sinergi tersebut di harapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat adat. Selain memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal. Masyarakat Suku Anak Dalam juga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

Berita Terkait

MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual
QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung
Kasus Narkotika, KIPAN Desak Kakanwil Buka Suara
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Ini Perkiraan Harga Tiket Batik Air Muara Bungo–Jakarta
Batik Air Rute Muaro Bungo–Jakarta Resmi Dimulai, Ini Jadwalnya Hingga Jumlah Penumpang
Tebar Kepedulian, Bank Jambi Salurkan Tiga Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat Sungai Penuh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:17 WIB

MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:02 WIB

QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bank Jambi dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Suku Anak Dalam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:45 WIB

Kasus Narkotika, KIPAN Desak Kakanwil Buka Suara

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Berita Terbaru