Honor MC MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Jambi Akan Dibayar Hari ini, ini Kata Kabag Kesra dan EO

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Persoalan Honor MC Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi di Kabupaten Kerinci, yang belum dibayar mendapat tanggapan dari Pemerintah kabupaten Kerinci dan EO.

Pemerintah kabupaten Kerinci melalui Kabag Kesra Setda Kerinci dan EO langsung mengumpulkan sejumlah MC, pada Kamis siang (03/10/2024) bertempat di aula kantor Kemenag Kerinci, untuk menjelaskan persoalan lambatnya pembayaran honor tersebut.

Dalam pertemuan tersebut MC sempat menyampaikan kekecewaannya lantaran terlambatnya pembayaran dan kecilnya honor yang dibayar oleh Pemerintah kabupaten Kerinci, padahal eventnya tingkat provinsi Jambi.

“Pertama persoalan baju yang dijanjikan terlambat, kemudian soal honor yang saya sempat bertanya kepada staf bagian Kesra, tapi dilempar ke bagian EO, setelah saya tanya dengan EO, baru tau besaran anggaran yang siapkan,”ujarnya.

Dirinya juga sempat mempertanyakan SK penujukan MC MTQ yang dari Pemerintah Daerah yang berjumlah 11 yakni 22 orang. “Sampai hari Pembukaan kami belum menerima SK penujukan MC nya,”sebutnya.

Selain MC juga sempat membandingkan honorium MC MTQ tingkat Provinsi Jambi di kota Sungai Penuh tahun 2023 lalu, berbeda dengan standar di kabupaten Kerinci. “Kalau menurut informasi di MTQ provinsi di Sungai Penuh tahun lalu, anggaran MC sekitar 500 ribu per hari kenapa Kerinci hanya Rp 150 ribu,”tanya.

Baca Juga :  BUNGA DESA, Tempuh Jalan Terjal, Bupati Kerinci Monadi dan Wabup Murison Tiba di Desa Renah Pemetik

Kabag Kesra Setda Kerinci, Herlius saat dikonfirmasi mengakui ada keterlambatan dalam pembayaran honor dari MC, salah satunya syarat admistrasi kurang seperti SK penujukan MC yang belum ada.

“Walaupun MTQ sudah selesai, tapi EO akan membayarnya, honor MC, honor yang dibayar sesuai dengan Pemda Kerinci Rp 150 ribu per hari, yang dibayar untuk 4 hari,”jelasnya.

Lantas kenapa SK Penujukan MC terlambat ? Herlius menjelaskan bahwa terkait SK terjadi miskomunikasi, pasalnya itu merupakan tugas bagian Forkompim. “Bukan ditahan SKnya, Saya Baru hari ini tahu, kita pembagian tugas sudah bagi OPD masing-masing, kesra menangani sekretariat dan pembagian kafilah, khusus MC bagian protokoler,”jelasnya.

Ditanya soal Kecilnya honorium untuk MC MTQ tingkat Provinsi Jambi di kabupaten Kerinci, Herlius mengatakan hal tersebut berdasarkan standar yang telah ditetapkan Pemkab Kerinci. “Itu standarnya yang ditetapkan kami tidak lebih dan tidak bisa kurang membayarnya,”sebutnya.

Depi, EO MTQ tingkat Provinsi Jambi, saat mengatakan bahwa EO hanya membayar dana MC ini merupakan anggaran pemerintah yang tempatkan di EO. “Karena memang kemaren masih ada persyaratan yang belum lengkap masuk dengan kita makanya belum berani kita bayar,”ungkapnya

Dia juga menyebutkan untuk anggaran yang disiapkan honor MC MTQ tingkat Provinsi Jambi sebanyak Rp 13 Juta belum termasuk pajak. “Dikontrak 4 hari, jumlah per harinya Rp 150 ribu belum masuk, jadi kalau total diterima Rp 570 ribu selama 4 hari. Insyaallah Besok (hari ini, red) sudah bisa dibayarkan untuk honor MC,”sebutnya.

Baca Juga :  Jalan Debai Kembali Lumpuh, Mobil Pertamina Membawa Gas Terbalik Kedalam Sawah

Untuk diketahui MC MTQ tingkat Provinsi Jambi, yang ditunjuk sebanyak 11 pasang dengan 22 orang yang tersebar di berbagai cabang perlombaan selama MTQ berlangsung.

Hanya saja atas keputusan tersebut, sangat disayangkan oleh rombongan MC yang telah melaksanakan bertugas. Pasalnya, kenapa tidak jauh-jauh hari sebelum tugas dilaksanakan, SK dan RAB diberikan atau diperlihatkam sehingga kawan-kawan MC bisa menilai kesanggupan mereka. “Kalau diberitahukan honor diawal, mereka yang tidak sanggup, lebih milih mundur diawal, sehingga tidak terjadi permasalahan seperti ini. Ini malah, mereka dijanjikan janji manis dengan honor yang menggiurkan, namun kenyataannya jauh dari harapan,” ungkapnya.

Bukan hanya itu saja, bahkan dengan RAB dan hitungan yang dinyatakan oleh EO dan Kesra tersebut, artinya ada beberapa hari tugas saat penyambutan kafilah dan latihan untuk para MC, serta pembukaan dan penutupan honor tidak dihitung. “Semoga ini menjadi pengalaman dan amalan bagi kami, dan semoga mereka sadar atas perbuatan mereka, karena ini kegiatan keagamaan,” pungkasnya.(Adi)

Berita Terkait

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025
DPRD Kerinci Soroti LKPJ 2025, Fokus Layanan dan Infrastruktur
Dari Desa ke Panggung Nasional: Dua Putra Terbaik Sebukar Pimpin Balai Bahasa
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 16:21 WIB

Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting

Rabu, 8 April 2026 - 16:41 WIB

Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri

Rabu, 8 April 2026 - 01:06 WIB

Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025

Berita Terbaru