Info Terbaru CPNS 2019: Waktu Pendaftaran hingga Kisi-kisi Soal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2019 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Bandung

GLOBALJAMBI.COM, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan sebanyak 197.111 lowongan untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Lowongan tersebut terdiri dari 37.854 posisi untuk pemerintah pusat dan 159.257 posisi untuk pemerintah daerah.

Meski sudah diumumkan jumlah penerimaan yang dibuka, namun sampai saat ini formasi penerimaan untuk tiap kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah belum diketahui. Wacana pembentukan kementerian baru pada periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu hal yang membuat formasi penerimaan menunggu waktu lebih lama.

Bahkan, tes CPNS 2019 terancam berlanjut hingga ke tahun 2020 lantaran proses rekrutmen yang tinggal menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi. Pendaftaran CPNS 2019 rencananya baru dibuka seminggu setelah pelantikan presiden periode yang baru pada 20 Oktober 2019 nanti.

Apa saja informasi terbaru mengenai CPNS 2019? Simak informasi berikut:

1. Tunggu Pelantikan Presiden

Foto : Pradita Utama

Pengumuman detail penerimaan CPNS 2019 baru bisa dipastikan setelah pergantian pemerintahan periode selanjutnya pada Oktober 2019 mendatang. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya perlu memastikan sejumlah hal sebelum pengumuman lowongan CPNS 2019 disampaikan ke masyarakat.

“Untuk CPNS 2019 kami masih ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan,” katanya kepada detikcom saat dihubungi, Jumat (27/9).

Dia menjelaskan, pihaknya perlu menunggu terbentuknya pemerintahan baru untuk memastikan formasi penerimaan di masing-masing kementerian/lembaga (K/L). Pasalnya, ada wacana diubahnya nomenklatur beberapa kementerian pada pemerintahan yang baru nanti.

“Kemungkinan misalnya kementerian A digabung menjadi kementerian B. Atau kementerian C dipecah menjadi kementerian D dan E. Itu kan menyulitkan bagi kami Panselnas untuk menetapkan formasi. Jadi paling enak setelah kabinet yang baru terbentuk,” kata Ridwan.

Tak cuma itu, pengumuman yang kemungkinan baru akan disampaikan pada minggu terakhir Oktober 2019 membuat pelaksanaan seleksi CPNS 2019 berlangsung dalam waktu yang mepet. Waktu pendaftaran CPNS hingga seleksi administrasi dan tes CAT CPNS tak akan cukup dilaksanakan tahun ini mengingat libur hari besar keagamaan.

Baca Juga :  Menginspirasi Indonesia, BKDZN Gandeng Wadek FH UI

“Di beberapa daerah di Timur itu kan teman-teman Kristiani lebih lama merayakan Natal. Jadi di akhir Desember kalau kita paksakan, itu mereka nggak akan ada yang bekerja karena lagi libur,” jelas Ridwan.

2. Molor Ke 2020

Foto : Pradita Utama

Pelaksanaan tes CPNS 2019 sendiri kemungkinan mundur ke awal tahun 2020. Ada beberapa hal yang membuat tes seleksi CPNS bisa mundur ke tahun depan.

“Pada pertengahan Desember biasanya anggaran sudah harus dipertanggungjawabkan. Kalau akhir Oktober diumumkan, kemudian November baru mulai pendaftaran, maka tidak mungkin (tes) akan dilaksanakan di akhir Desember,” kata Ridwan.

“Akhirnya ini menyebabkan kemungkinan kita akan bergeser tesnya, tapi proses pendaftaran dan penyampaian informasinya di tahun ini,” tambahnya.

Pengumuman detil mengenai informasi penerimaan CPNS 2019 baru bisa dipastikan setelah pergantian pemerintahan periode selanjutnya pada Oktober 2019 mendatang.

Waktu pengumuman yang kemungkinan baru akan dilakukan pada minggu terakhir Oktober 2019 membuat pelaksanaan seleksi CPNS 2019 akan berlangsung dalam waktu yang sempit. Waktu pendaftaran CPNS hingga seleksi administrasi dan tes CAT CPNS dirasa tak cukup dilaksanakan tahun ini mengingat adanya hari besar keagamaan di penghujung tahun.

“Ini juga kita harus sampaikan ke Kementerian Keuangan, bisa nggak ini (diperpanjang ke 2020). Akuntabilitasnya kan harus dijaga nih. Penggunaan anggarannya bisa nggak lewat tahun. Kemungkinan Senin masih ada rapat panselnas terkait itu,” ungkap Ridwan.

3. Persaingan ketat dari 4 instansi

Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Bandung

Meski formasi penerimaan untuk Kementerian/Lembaga (K/L) belum diumumkan, namun ada baiknya berpikir lagi jika mau mendaftar CPNS pada kementerian yang banyak diminati. Hal ini tentunya demi meminimalisir risiko tersingkir dari seleksi CPNS lantaran banyaknya saingan.

Lalu, instansi mana yang persaingannya sangat ketat?

Baca Juga :  Bupati Kerinci Hadiri PENAS Ke- XVI di Sumbar, Adirozal : Ajang Silaturahmi Petani dan Nelayan Seluruh Indonesia

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan, setidaknya ada beberapa instansi yang persaingannya ketat berdasarkan statistik penerimaan CPNS 2018.

“Dari statistik yang saya lihat, yang paling sulit itu Kementerian Keuangan, BPK, BPKP, Kementerian PUPR. Jadi jumlah formasinya dibanding jumlah pelamar itu paling ketat,” katanya kepada detikcom, Jumat (27/9/2019).

Namun demikian, dia bilang hal ini belum tentu kejadian lagi untuk CPNS 2019. Pasalnya, instansi yang paling banyak diminati pada CPNS 2018 tak sama dengan CPNS 2017.

“Tahun 2017 ke 2018 itu ada yang bergeser. Ada yang dulu sangat diminati, sekarang nggak,” ungkapnya.

4. Kisi-kisi soal

Foto: Grandyos Zafna

Ridwan mengatakan seleksi CPNS 2019 masih akan menggunakan sistem Computer Assisted Tes. Namun, dia bilang soalnya akan dibuat lebih ‘membumi’ alias lebih dapat dipahami, berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Harapannya, kan ada fungsi PNS sebagai perekat NKRI dan netralitas. Tapi di sisi lain, ada juga masukan-masukan lain dari publik, soalnya tidak membumi dan sebagainya,” kata Ridwan kepada detikcom, saat dihubungi Jumat (27/9/2019).

“Jadi antara keinginan kami mencari bibit-bibit unggul yang bisa menuju era 4.0, tidak gampang termakan isu hoax dan sebagainya, di sisi lain kita juga harus terima masukan dari publik tentang betapa sulitnya soal-soal tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui pada pelaksanaan CPNS 2018 lalu menimbulkan polemik di masyarakat karena dianggap sulit, utamanya pada bagian Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Bahkan presentasi kelulusan peserta yang mencapai passing grade dinilai sangat kecil, sehingga BKN melakukan pemeringkatan untuk memenuhi kebutuhan kuota formasi.

Panselnas sendiri saat ini masih menggodok feedback dari masyarakat tentang soal-soal Seleksi Kompetensi Dasar untuk CPNS 2019. Meski demikian, penyusunan soal-soal tes CPNS nanti masih akan menggunakan standar HOTS (High Order Thinking Skill/keterampilan berpikir tatanan tinggi).

Sumber : Eduardo Simorangkir – Detik Finance

Berita Terkait

Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya
Nasib PPPK Paruh Waktu Belum Jelas, Guru Keluhkan Gaji dan Kepastian Karier
Luar Biasa, di Kabupaten ini Siapkan Rp 53 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN, PPPK Paruh Waktu Ikut Menikmati
PSG Juara Liga Champions 2025/2026! Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti
Final Liga Champions : PSG vs Arsenal, Duel Panas Dua Raksasa Eropa
Hapus PPPK Paruh Waktu ? DPR RI Desak Semua Guru Berstatus PNS
CPNS 2026 Segera Dibuka Juni Ini, Siapkan 7 Dokumen Penting Sebelum Daftar
Kiamat Subsidi Mobil Mewah dan Diesel: Pemerintah Berlakukan BBM Tepat Sasaran Secara Total
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:30 WIB

Kabar Baik PPPK! Gaji ke-13 2026 Siap Disalurkan, Cek Rincian dan Jadwalnya

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Nasib PPPK Paruh Waktu Belum Jelas, Guru Keluhkan Gaji dan Kepastian Karier

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:30 WIB

Luar Biasa, di Kabupaten ini Siapkan Rp 53 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN, PPPK Paruh Waktu Ikut Menikmati

Minggu, 31 Mei 2026 - 02:21 WIB

PSG Juara Liga Champions 2025/2026! Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:30 WIB

Final Liga Champions : PSG vs Arsenal, Duel Panas Dua Raksasa Eropa

Berita Terbaru