Bupati Monadi Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, Bupati Kerinci, Monadi, hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Rakornas tersebut menghadirkan para kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai forum strategis untuk menyusun langkah konkret menghadapi ancaman kekeringan yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian.

Strategi Nasional Hadapi Ancaman Kekeringan

Dalam forum ini, pemerintah pusat menegaskan arah kebijakan yang lebih progresif. Tidak hanya fokus pada mitigasi kekeringan, Rakornas juga mendorong optimalisasi sumber daya daerah guna memperkuat kemandirian nasional.

Selain itu, pemerintah menargetkan penguatan empat sektor utama, yaitu pangan, protein, biodiesel B-50, serta bioethanol E-20. Oleh karena itu, seluruh daerah perlu bergerak cepat dan terarah agar target tersebut tercapai.

Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah. Ia juga mengingatkan bahwa perubahan iklim semakin tidak menentu sehingga membutuhkan langkah adaptif dan berbasis data.

Baca Juga :  Stand Bank Jambi Cabang Kerinci Jadi yang Terfavorit di Festival Budaya Kerinci 2025

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus mengoptimalkan ketersediaan air melalui embung, jaringan irigasi, serta teknologi pertanian modern. Dengan demikian, produksi pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tekanan iklim ekstrem.

Program Konkret Perkuat Infrastruktur dan Teknologi Pertanian

Selanjutnya, Kementerian Pertanian langsung menyiapkan berbagai program strategis untuk mendukung daerah. Program tersebut mencakup percepatan pembangunan dan rehabilitasi irigasi, pemanfaatan pompanisasi, serta penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga mendorong penguatan sistem informasi iklim dan pertanian. Dengan langkah tersebut, petani dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat.

Lebih jauh lagi, optimalisasi lahan tadah hujan menjadi salah satu fokus utama. Selama ini, lahan tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, lahan ini mampu meningkatkan produksi secara signifikan.

Komitmen Kerinci: Siap Tindak Lanjut dan Maksimalkan Potensi

Menanggapi hasil Rakornas, Bupati Monadi langsung menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi. Ia juga mengajukan usulan strategis kepada pemerintah pusat, terutama terkait penguatan infrastruktur pengairan.

Baca Juga :  RS Pratama Tipe D Bukit Kerman Tinggal Finishing, 2024 Segera Beroperasi

Selain itu, Monadi menilai Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintah. Dengan sinergi yang solid, Kerinci dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Kerinci memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar mampu berkontribusi nyata terhadap swasembada pangan nasional.

Peluang Besar Kerinci Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Dengan berbagai potensi unggulan yang dimiliki, Kabupaten Kerinci terus membuka peluang besar untuk mendukung target nasional. Di sisi lain, penguatan sektor pertanian juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, kehadiran Bupati Monadi dalam Rakornas ini tidak hanya bersifat seremonial. Sebaliknya, langkah ini menjadi strategi konkret untuk menarik dukungan program pusat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi kunci utama. Jika kolaborasi berjalan optimal, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi ancaman kekeringan, tetapi juga mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

Berita Terkait

Angin Puting Beliung Terjang Desa Tangkil Kerinci, 4 Rumah Rusak dan 3 Tiang PLN Roboh
Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Desa Tangkil Kerinci, 4 Rumah Rusak dan 3 Tiang PLN Roboh

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Berita Terbaru