Kisah Seorang Anak Kerja di Luar Negeri Demi Wujudkan Mimpi Ayah Tunanetra ke Tanah Suci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, Madinah (Kemenag) — Sungguh mulia sosok seorang anak yang rela kerja banting tulang keluar negeri, demi mewujudkan niat seorang ayah yang ingin ketanah suci.

Suroso (84) selalu bilang bahwa keinginannya cuma satu, yaitu naik haji. Sebab, tidak ada yang ia harapkan dengan kondisinya yang tunanetra sejak berusia delapan tahun, kecuali ke Tanah Suci.

Mendengar keinginan orang tuanya, Sukamti (44) bertekad mewujudkan. Ia mohon izin untuk bekerja di Luar Negeri, tepatnya Malaysia.”Bagi saya, keinginan orang tua dan juga keinginan anak saya adalah suatu keharusan yang mesti diwujudkan,” ujar Sukamti, di Madinah, Senin (20/5/2025).

Sukamti bekerja di Malaysia selama 25 tahun. Sebagian penghasilannya ditabung untuk membara Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) bapaknya, sekaligus membiayai keluarga berikut empat adiknya. Sebagai single parent sejak anaknya lahir, Sukamti juga harus bekerja keras untuk membiayai kuliah anak semata wayangnya. “Sukamti ini memang anak yang selalu berbakti dan memikirkan keluarga termasuk semua adiknya dibiayai sekolah,” cerita Suroso lirih.

Baca Juga :  Ganjar Capres ; Misi Rahasia Megawati

Menurut Suroso, sejak kecil, Sukamti selalu punya tekad yang kuat. Ia rela dititipkan di panti asuhan hanya demi berjuang mendapatkan pendidikan gratis sejak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Teknik Mesin (STM) jurusan kelistrikan. Sebab, dengan kondisi serba terbatas, Suroso tidak mampu maksimal mencari nafkah.

Ia waktu itu hanya mengandalkan istrinya Mardiyah (75) yang sejak dulu bekerja menggarap di sawah. “Alhamdulillah tahun ini niat saya berhaji dikabulkan Allah. Saya bahagia sekali meskipun tidak bisa melihat indahnya Tanah Suci,” ucap Suroso.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Terkait Dugaan Korupsi Proyek RSUD Senilai Rp 126,3 Miliar

Saat ini, Sukamti berhasil mewujudkan impian ayahnya yang Tunanetra untuk beribadah haji. Ia dan sang ayah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) sembilan Embarkasi Solo (SOC 09). “Tabarakaallah, saya bisa mendampingi Bapak berhaji, meskipun agak sedih karena belum bisa sekalian bersama Ibu,” tuturnya dengan mata berkaca.

Ia bersyukur mendapatkan kuota prioritas lansia dan pendamping lansia, sehingga tidak menunggu antrian terlalu lama.

Menurut Ketua Kloter, Faozan, kondis Bapak Suroso yang harus didorong kursi roda oleh pendampingnya saat ke Masjid Nabawi, sering menginspirasi jemaah lainnya. Sehingga, anggota kloter yang lainnya juga ikut saling membantu, termasuk saat ke Raudhah, untuk mendorong kursi roda Bapak Suroso secara bergantian.

Sumber : Kemenag.go.id

Berita Terkait

Imigrasi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan Visa dan Maid Online
Perang Israel vs Iran Lumpuhkan Penerbangan
Rangkap Jabatan, Guru Honorer Ditahan Jaksa
Kereta Tua Super Juara, Sapu Bersih Depati CUP U-45 Se-Sumbagsel 2026
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsus Kemenag sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji 2023–2024
Ini Besaran Insentif PPPK Paruh Waktu di Kerinci !!
Bupati Cup Resmi Usai, Ps Binhar Sabet Gelar Juara 1 Lewat Drama Adu Penalti
KPK Ungkap Pengondisian Lelang KA, Dua Orang Resmi Ditahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:24 WIB

Imigrasi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan Visa dan Maid Online

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:28 WIB

Perang Israel vs Iran Lumpuhkan Penerbangan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:50 WIB

Rangkap Jabatan, Guru Honorer Ditahan Jaksa

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kereta Tua Super Juara, Sapu Bersih Depati CUP U-45 Se-Sumbagsel 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:06 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsus Kemenag sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:56 WIB