Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi, Puluhan Drigen Isi Minyak di SPBU Diamankan Polres Kerinci

- Jurnalis

Kamis, 11 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Dibawah kepemimpinan Polres Kerinci yang baru, AKBP Patria Yuda Rahadian, terus gencar melakukan gebrekan baru. Setelah sebelumnya, gencar razia arena judi sabung ayam, kali ini gencar melakukan patroli penyalahgunaan BBM subsidi.

Alhasilnya, Jajaran Polres Kerinci mengamankan mobil Pelansir BBM jenis Pertalite saat mengisi minyak di SPBU. Dalam kegiatan itu, terdapat Lima unit mobil dan 99 dirigen yang berhasil disita untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian, melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi dikonfirmasi, Kamis (11/8) membenarkan hal itu. Ia mengatakan, ada sebanyak Lima unit mobil dan 99 dirigen diamankan saat melansir BBM.

Baca Juga :  Warga Resah, Diduga Geng Motor Masuk Desa Bawa Sajam dan Letuskan Marcun Ukuran Besar

Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa Satreskrim bersama anggota Sat Lantas lainnya melaksankan patroli hunting dan razia rutin di seputaran wilayah Kota Sungai Penuh. Saat sampai di SPBU di Sungai Penuh, mendapati banyak masyarakat sedang antri mengisi BBM. Kemudian melihat ada yang sedang mengisi BBM subsidi jenis pertalite dengan menggunakan dirigen yang dimuat dalam mobil pick up.

“Lalu di periksa surat kendaraan dan ternyata ada dokumen yang tidak lengkap. Saat dicek Surat Ijin Usaha/ Ijin Niaga BBM ternyata tidak ada sama sekali. Maka BB mobil dan dirigen yang berisi pertalite dan yang kosong dibawa ke Polres Kerinci untuk dilakukan proses riksa lebih lanjut. Kita amankan saat mengangkut BBM jenis Pertalite dari dua SPBU yang ada di Kota Sungai penuh,” kata Kasat.

Baca Juga :  Arah Baru Peran Politik Perempuan

Saat diamankan, Pelansir tidak bisa memperlihatkan surat resmi untuk bisa melansir BBM. Dijelaskanya, untuk pelansir hanya dibolehkan bagi pelaku UMKM. “Kita tetap pengawasan barang subsidi, agar jangan sampai disalah gunakan apalagi untuk kegiatan ilegal seperti galian c,” ungkapnya.

Lima unit mobil dan beberapa dirigen kosong saat ini diamankan di Mapolres untuk proses lebih lanjut. “Untuk pemiliknya tidak kita tahan, tapi tapi diwajibkan melapor, untuk proses lebih lanjut,” tutupnya.(adi)

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru