Bank Jambi Perkuat Ekonomi Kerinci, Siap Dukung Program TPKAD dan Lawan Pinjol Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Bank Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jambi siap mendorong akses keuangan yang lebih luas sekaligus melawan praktik pinjaman online ilegal dan rentenir.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhari, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kabupaten Kerinci di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci bersama OJK Provinsi Jambi.

Rapat penting itu juga dihadiri Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Sekda Zainal Efendi, jajaran kepala OPD, pimpinan Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, hingga perwakilan Bursa Efek Indonesia wilayah Jambi.

OJK Dorong Inklusi Keuangan dan Berantas Pinjol Ilegal

Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menegaskan bahwa TPKAD memegang peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan masyarakat. Karena itu, OJK terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor perbankan.

Selain itu, Yan juga menyoroti maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang masih meresahkan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius agar masyarakat tidak terjebak praktik keuangan ilegal.

Baca Juga :  Bank Jambi Raih Golden Trophy dan Bintang 5 di TOP BUMD Awards 2026

“OJK sudah menutup sekitar 953 pinjol ilegal. Pinjol legal hanya boleh mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi pengguna,” tegasnya.

Tidak hanya itu, OJK juga mendorong peningkatan literasi keuangan agar masyarakat semakin cerdas dalam memilih layanan keuangan yang aman dan resmi.

Program TPKAD Kerinci Fokus pada Ekonomi Inklusif

Dalam rapat tersebut, peserta membahas sejumlah program prioritas TPKAD Kabupaten Kerinci tahun 2026. Pemerintah daerah fokus mendorong pengembangan ekonomi inklusif berbasis pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, TPKAD juga menargetkan terwujudnya Kabupaten Kerinci yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera melalui penguatan akses pembiayaan.

Di sisi lain, TPKAD turut menggulirkan program kredit melawan rentenir. Program ini bertujuan melindungi masyarakat dari praktik pinjaman berbunga tinggi yang selama ini membebani pelaku usaha kecil dan warga pedesaan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat bisa memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah, aman, dan terjangkau.

Bank Jambi Siapkan Layanan Syariah dan Perluas Penyaluran Kredit

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhari, menegaskan kesiapan Bank Jambi dalam mendukung seluruh program TPKAD Kabupaten Kerinci. Menurutnya, Bank Jambi terus memperluas layanan demi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Dana BKBK Tak Ada Kejelasan, Puluhan Ribu Kader Desa se-Jambi Terancam Tak Gajian

“Sebanyak 59 kantor cabang Bank Jambi sudah siap melayani layanan perbankan berbasis syariah. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kami terhadap pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bank Jambi juga mencatat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp72 miliar. Sementara itu, penyaluran kredit melalui agen Bank Jambi di Kabupaten Kerinci telah menembus lebih dari Rp12 miliar.

Tidak hanya fokus pada sektor perbankan, Bank Jambi juga aktif menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Selama 10 tahun terakhir, Bank Jambi telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp4,05 miliar. Khusus tahun 2025, penyaluran CSR mencapai Rp349 juta.

“Kami akan terus mendukung seluruh program pembangunan di Kabupaten Kerinci,” tambah Khairul.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor perbankan, TPKAD Kabupaten Kerinci diharapkan mampu meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat. Selain itu, kolaborasi tersebut juga diyakini dapat menekan praktik rentenir dan pinjol ilegal sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Berita Terkait

MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual
QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:17 WIB

MHD Danis Nahkodai HMI Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Siap Perkuat Kaderisasi dan Gerakan Intelektual

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:02 WIB

QUATTRICK JUARA UMUM! PA Muara Bulian Pertahankan Dominasi Kinerja, Dirjen Badilag MA RI Serahkan Penghargaan Langsung

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru