Terkait Dana BOS, Pagar SMAN 1 Kerinci di Pasang Spanduk Berhentikan Kepsek dan Tulisan Depo Terus

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Januari 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI — SMA Negeri 1 Kerinci yang berlokasi di Hiang bergejolak pada pagi Jumat (5/1/2023). Dimana, Pagar pintu masuk sekolah di segel dengan spanduk oleh para siswa-siswi.

Bukan hanya itu saja, bahkan pantauan dilapangan juga terlihat beberapa coretan menggunakan cat mulai dari pagar hingga di dinding sekolah. Namun yang mencolok, juga terlihat tulisan “Depo Terus” (Isian Judi Online).

“Spanduk yang dipasang bertuliskan kami tidak ingin sekolah ini hancur, siswa/i ingin berhentikan kepala sekolah @ Andri. Pasukan penggelapan dana bos”tulis di spanduk yang ditempel di pagar masuk.

Baca Juga :  Kualitas Layanan Bank Jambi Terus Meningkat Berdasarkan Data dan Fakta

Di spanduk kedua bertulis “ Bekerja seperti tuyul, tidak terlihat butuh pujian, gila jabatan. Tapi kerjanya jelas,” tulis spanduk kedua.

Di spanduk ketiga “Kami tidak melawan, tapi kami ingin hak-hak siswa terpenuhi” Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Kerinci mengatakan, bahwa melihat kondisi sekolah tidak ada perbaikan ruangan, rumput sudah banyak tinggi kaca ada yang pecah tidak di perbaiki.

“Lihat dihalaman sekolah rumput tinggi, seperti sekolah tidak berhuni,” kata salah seorang siswa yang namanya tidak mau ditulis.

Salah seorang guru mengatakan, sejak awal sekolah tahun 2024, kepala sekolah tidak pernah datang ke sekolah hingga saat ini. “Sejak sekolah kepsek belum ada datang, mungkin banjir,” kata salah seorang guru SMAN 1 Kerinci.

Baca Juga :  Wujud Nyata Komitmen, Bupati Kerinci Monadi Tinjau Jalan Pertanian Kebun Baru

Menurut informasi, pemasangan spanduk tersebut bentuk kekecewaan siswa dan guru-guru kepada pihak sekolah terkait pengelolaan dana bos sehingga perawatan sekolah terabaikan.

Tidak hanya itu, sumber mengatakan, ada guru GTT, honorer honornya diduga tidak disalurkan. Begitu juga uang ATK yang tidak tahu dikemanakan.

Sementara Kepala SMAN 1 Kerinci Andri belum dapat tanggapan terkait hal tersebut diatas.(adi)

Berita Terkait

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:48 WIB

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 20:57 WIB

Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M

Kamis, 9 April 2026 - 16:21 WIB

Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting

Berita Terbaru