GLOBALJAMBI.CO.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kerinci berlangsung penuh semangat dan makna. Dalam momentum tersebut, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si didampingi Wakil Bupati H. Murison menyerahkan 334 Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus mengambil sumpah dan janji PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Kegiatan itu berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Senin (4/5/2026). Selain menghadirkan jajaran ASN, upacara tersebut juga melibatkan tenaga pendidik dan unsur masyarakat.
Momentum Hardiknas tahun ini tidak hanya menghadirkan semangat pendidikan, tetapi juga memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik di Kabupaten Kerinci.
Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan ASN Kerinci
Bupati Monadi memimpin langsung jalannya upacara Hardiknas 2026 dengan penuh khidmat. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci menyerahkan 334 SK PNS kepada aparatur yang resmi mengemban tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Jumlah tersebut berasal dari total 348 formasi yang tersedia untuk Kabupaten Kerinci. Namun, pemerintah mengalihkan 13 formasi penyuluh pertanian ke pemerintah pusat. Selain itu, satu peserta tidak memenuhi syarat untuk menerima pengangkatan sebagai PNS.
Kepala BKPSDM Kerinci, Suhatril, menegaskan bahwa seluruh tahapan pengangkatan berlangsung sesuai aturan dan proses verifikasi yang berlaku.
“Dari total 348 formasi, sebanyak 334 SK kami serahkan untuk Kabupaten Kerinci. Sementara itu, 13 penyuluh pertanian beralih ke pemerintah pusat dan 1 orang tidak memenuhi syarat,” jelas Suhatril.
Selain menyerahkan SK, pemerintah daerah juga melaksanakan prosesi pengambilan sumpah dan janji PNS. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen moral ASN dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Bupati Monadi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar seremoni administratif. Sebaliknya, sumpah tersebut menjadi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Karena itu, Monadi meminta seluruh ASN agar bekerja secara profesional, disiplin, jujur, dan selalu mengutamakan pelayanan masyarakat.
“ASN harus bekerja profesional, jujur, disiplin, serta selalu berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegas Monadi.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika birokrasi dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, ASN memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kerinci.
Dengan demikian, para ASN baru diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, terutama dalam sektor pendidikan, pelayanan, dan pembangunan masyarakat.
Pendidikan Jadi Fondasi Pembangunan Kerinci
Lebih lanjut, Monadi menilai peringatan Hardiknas 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Kerinci. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Selain fokus pada peningkatan infrastruktur pendidikan, pemerintah juga memperkuat kualitas tenaga pendidik dan sumber daya manusia agar mampu bersaing di masa depan.
Menurut Monadi, sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Karena itu, Hardiknas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Sebaliknya, momentum tersebut harus mampu mendorong semangat bersama dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan berkualitas di Kabupaten Kerinci.
Melalui peringatan Hardiknas 2026, Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional sekaligus membangun generasi masa depan yang cerdas, unggul, dan siap menghadapi tantangan zaman.








