Dinkes Kerinci Jemput Bola, Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Masgo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI — Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil. Dalam rangka mendukung program Bupati Nginap di Desa (Bunga Desa), Dinas Kesehatan Kerinci membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Masgo, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (19/12/2025).

Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan secara langsung di desa, seiring dengan kehadiran Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Murison yang menginap di rumah warga. Tim kesehatan diterjunkan untuk memberikan berbagai layanan dasar, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat.

Langkah ini menjadi wujud nyata strategi jemput bola, khususnya bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang belum memadai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menyampaikan bahwa kehadiran layanan kesehatan langsung ke desa merupakan bagian dari upaya memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh hak dasar kesehatan.

“Melalui program Bunga Desa, kami tidak ingin pelayanan kesehatan hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Justru kami yang hadir langsung ke tengah masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang aksesnya sulit seperti Desa Masgo,” ujar Hermendizal.

Baca Juga :  Peringati HPN 2023, Forwari Gelar Ngobrol Pintar Jurnalistik dan Bakti Sosial

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dan jarak tempuh yang jauh sering menjadi hambatan bagi warga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan mengambil peran aktif dengan membawa tenaga medis, obat-obatan, serta peralatan pemeriksaan langsung ke lokasi.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Ketika akses jalan sulit, biaya tinggi, dan jarak jauh, maka potensi masyarakat untuk menunda berobat sangat besar. Inilah yang ingin kami cegah dengan pendekatan jemput bola,” jelasnya.

Hermendizal menambahkan, pelayanan kesehatan gratis ini juga menjadi momentum untuk deteksi dini berbagai penyakit, terutama penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, yang kerap tidak disadari oleh masyarakat.

“Banyak warga yang secara fisik terlihat sehat, namun setelah diperiksa ternyata tekanan darahnya tinggi atau kadar gulanya di atas normal. Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Rokok Ilegal Marak Beredar di Kerinci dan Sungai Penuh, Kasatreskrim : Segera Ditindak

Selain pemeriksaan, tim kesehatan juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, mulai dari pentingnya pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, hingga kesadaran untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya diperiksa hari ini, tetapi juga memiliki pemahaman untuk menjaga kesehatannya ke depan. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat semakin mandiri dan sadar kesehatan,” lanjut Hermendizal.

Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan Kerinci siap mendukung penuh keberlanjutan program Bunga Desa sebagai bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik.
“Program ini sangat strategis karena mempertemukan langsung pemerintah daerah dengan masyarakat. Kami di Dinas Kesehatan siap bersinergi, tidak hanya saat Bunga Desa, tetapi juga melalui penguatan puskesmas dan layanan kesehatan di desa-desa terpencil,” tutupnya.

Melalui layanan kesehatan gratis dalam program Bunga Desa, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap masyarakat Desa Masgo dan wilayah hilir lainnya dapat merasakan kehadiran negara secara nyata, sekaligus memperkuat derajat kesehatan masyarakat hingga ke pelosok daerah.(Adi)

Berita Terkait

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Berita Terbaru