Dugaan Mark Up Dana Pemeliharaan Peralatan Perkantoran di Bandara Depati Parbo Tahun Anggaran 2024 Mulai Mencuat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Aroma dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di tubuh Bandara Depati Parbo Kabupaten Kerinci. Kali ini sorotan publik mengarah pada pos belanja pemeliharaan peralatan perkantoran tahun anggaran 2024, yang nilainya dinilai janggal dan berpotensi terjadi mark up.

Berdasarkan data yang dihimpun, total dana belanja keperluan perkantoran yang mencapai hampir Rp 2 Milyar lebih dengan beberapa item dengan nama belanja yang sama yakni dengan rincian :

  • Rp 1.566.101.000
  • Rp 167.000.000
  • Rp 157.000.000
  • Rp 339.358.000
  • Rp 79.000.000

Jika ditotal, nilai belanja pemeliharaan tersebut mencapai lebih dari Rp 2 Milyar lebih hanya untuk satu tahun anggaran. Nilai ini dianggap tidak wajar dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kebutuhan riil pemeliharaan peralatan perkantoran di bandara yang relatif kecil lingkup operasionalnya.

Baca Juga :  Breaking News!! Presiden Jokowi Batal Ke Kerinci dan Sungai Penuh, ini Penyebabnya

LSM Cakrawala Nusantara menilai besarnya anggaran tersebut membuka peluang praktik mark up, mengingat standar kebutuhan perawatan peralatan perkantoran umumnya jauh di bawah angka fantastis yang dianggarkan.

“Jika kita lihat rincian anggarannya, ada ketidakrasionalan penggunaan dana. Apakah benar peralatan kantor di Bandara Depati Parbo membutuhkan biaya pemeliharaan setinggi itu? Dugaan kuat ada pembengkakan yang disengaja,” tegas salah satu perwakilan LSM.

Terkait dugaan tersebut, LSM Cakrawala Nusantara resmi melayangkan laporan ke Kementerian Perhubungan agar segera dilakukan audit mendalam dan investigasi menyeluruh terhadap pos-pos belanja dimaksud.

Baca Juga :  Wabup Murison Harapkan Peran HKK Nasional Dalam Membangun Kerinci

Publik kini menanti langkah tegas Kementerian Perhubungan dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Pasalnya, kasus dugaan pemborosan anggaran ini bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat yang berharap pengelolaan keuangan negara dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

Sementara itu pihak Bandara Depati Parbo Kerinci diminta klarifikasi membantah hal tersebut. Humas Bandara Depati Parbo, Asveri Oriza, menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. “Itu tidak benar,” singkatnya.(Adi)

Berita Terkait

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!
Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Kamis, 16 April 2026 - 07:48 WIB

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 20:57 WIB

Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:56 WIB