Kapolda Jambi yang Baru dan Bea Cukai Didesak Tuntaskan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, GJ – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, kian meresahkan masyarakat. Produk tembakau tanpa cukai ini masih bebas beredar di pasaran. Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi negara dan mengancam kesehatan masyarakat.

Baru-baru ini, Kepolisian Republik Indonesia melakukan rotasi jabatan di lingkungan Polda Jambi. Kapolda Jambi sebelumnya, Irjen Pol Rusdi Hartono, dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Selatan. Posisinya digantikan oleh Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol).

Masyarakat berharap dengan kepemimpinan baru ini, penanganan peredaran rokok ilegal dapat lebih efektif. Selain itu, Bea Cukai juga didesak untuk lebih proaktif dalam melakukan razia dan penindakan terhadap pelaku usaha yang mengedarkan rokok tanpa cukai.

Baca Juga :  Siapa yang Mengubah Desil Abu Tani? Kakek 77 Tahun Tersingkir dari Bantuan Saat Terbaring Sakit

Salah satu warga Kerinci, Rengki, mengungkapkan bahwa peredaran rokok ilegal di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh semakin meluas tanpa adanya penindakan hukum yang tegas. Ia meminta pihak Bea Cukai Provinsi Jambi untuk turun langsung ke Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci guna melakukan razia dan memproses pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Lepas Atlit Gubernur Cup Sepakbola Kerinci, Pj Bupati Kerinci Asraf Siapkan Bonus Setiap Gol dan Bonus Juara

Selain itu, terdapat dugaan adanya gudang besar yang menjadi tempat penimbunan rokok ilegal di Kota Sungai Penuh. Meskipun informasi ini telah beredar di masyarakat, hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Masyarakat berharap, dengan adanya kepemimpinan baru di Polda Jambi dan sinergi dengan Bea Cukai, peredaran rokok ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh dapat segera dituntaskan. Langkah tegas dan terukur diperlukan untuk memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat ini.(Adi)

Berita Terkait

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:48 WIB

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 20:57 WIB

Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M

Kamis, 9 April 2026 - 16:21 WIB

Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting

Berita Terbaru