MTQ Ke – 53 Provinsi Jambi Masa Al Haris Sisakan Masalah, Honor MC Tak Dibayar, Hanya Direncanakan 50 Ribu Perhari

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, JAMBI – Kontroversi melanda pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Jambi, yang digelar baru-baru ini di Kabupaten Kerinci sebelum Gubernur Jambi Al Haris masuk masa cuti kampanye. Beberapa MC (Master of Ceremony) atau pembawa acara yang bertugas selama acara dilaporkan tidak menerima honor yang seharusnya mereka terima.

Menurut informasi yang beredar, pihak penyelenggara hanya merencanakan untuk memberikan honor sebesar Rp 50.000 perharinya kepada setiap MC, jumlah yang dianggap sangat tidak sebanding dengan tanggung jawab dan profesionalisme yang ditunjukkan selama acara bahkan hingga berlangsung suksesnya acara MTQ berlangsung.

Seluruh MC yang berjumlah kan 24 orang mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik dan berharap mendapatkan imbalan yang layak. Namun, kabar tentang honor yang direncanakan sangat mengecewakan,” ucao mereka dengan nada kompak.

Baca Juga :  Novra Wenti Monadi Resmi Dikukuhkan Sebagai Ibunda Guru Kabupaten Kerinci

Bukan hanya itu saja, bahkan pembayaran honor mereka seolah-olah saling lempar tanggung jawab untuk proses pembayarannya. “Saling lempar tanggung jawab antara panitia dengan EO, padahal kami sudah bekerja keras mensukseskan MTQ,” tegas mereka.

Mereka berharap, Gubernur Jambi Al Haris, yang saat ini meksipun sudah masuk cuti kampanye dikarenakan akan mencalon kembali untuk segera menyelesaikan dan mencari solusi atas hak mereka. Pasalnya, MTQ dilaksanakan saat Gubernur Al Haris masih menjabat. “Tingkat Kota Sungai Penuh info yang kami dapatkan dulunya MC dibayarkan 500 ribu perharinya, masa ini tingkat Provinsi hanya mau dibayar 50 ribu perhari, sangat tidak menghargai jasa sebagai MC,” ungkap mereka.

Baca Juga :  Tiga Tersangka Korupsi Dana Hibah Koni Sungai Penuh Ditahan Kejari

Pihak panitia hingga saat ini belum memberikan penjelasan resmi terkait masalah ini. Banyak yang berharap agar pihak berwenang segera menanggapi keluhan ini agar para profesional yang terlibat dapat dihargai dengan semestinya.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan lebih luas mengenai dukungan dan penghargaan terhadap para pelaku seni dan budaya, terutama dalam acara-acara besar seperti MTQ yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.(Adi)

Berita Terkait

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa
HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat
Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah
Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide, Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing
PC IMM Kerinci Geruduk Kejari Sungai Penuh, Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pengamat: CSR Bank Jambi Perkuat Struktur Sosial Lewat Bantuan Masjid dan Kegiatan Kemasyarakatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37 WIB

HUT RI ke-81 di Depati Tujuh Makin Meriah, Lomba Domino Jadi Magnet Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah

Berita Terbaru