Cerita Syafril Tiba Di Kampung Halaman, Mata Berkaca-kaca Hingga Citra Masa Kecil ‘Icap’

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Angin berhembus semilir, dinginnya pagi dengan udara segar sangat terasa ditengah ramainya warga yang tetap menerapkan protokol kesehatan saat sampai di sekitar Jalan Raya, Desa Koto Keras, Sungai Penuh, Jumat 18/09/20.

Suara warga berbincang-bincang dengan sesamanya amat terdengar saat tiba di Desa yang berada di Kecamatan Pesisir Bukit Tersebut. Tiba-tiba hening seketika, saat anak jantan Koto Keras, Syafril Nursal, turun dari mobil tiba di kampung halamannya tersebut.

Suara lantunan sholawat terdengar berkumandang, kain putih sorban diberikan sebagai penanda pernghormatan, tari sekapur sirih oleh anak batino untuk penyambutan kembalinya Syafril Nursal ke kampung halamannya. Mata Syafril terlihat berkaca-kaca lantaran terharu.

Baca Juga :  Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

“Beliau pulang kampung. Sampai disini (Koto Keras),” kata tokoh adat Desa Koto Keras Armidis saat Syafril tiba di Koto Keras.

Armidis menceritakan dihadapan Syafril beserta rombongan bahwa semasa Syafril kecil, rumah Syafril dibelakang rumahnya. Sehingga ia sangat mengenal dan memantau bagaiman perkembangan dan pertumbuhan Syafril. Ia menyebut bahwa Syafril merupakan anak yang sangat sopan, santun dengan siapapun dan sangat patuh terhadap orang tuanya. Saat duduk dibangku Sekolah Dasar Syafril juga sangat berprestasi.

Baca Juga :  Renah Pemetik, Surga Petani yang Tersembunyi di Ufuk Barat Kerinci Jambi

“Jadi semasa kecil beliau, beliau ini sangat sopan. Beliau patuh kepada orang tua. Begitu beliau sampai kekampung halaman banyak kenangan yang beliau ingat. Dari dulu kami memantau. Semasa sekolah SD beliau berprestasi, SMP beliau berprestasi,” ujarnya.

Armidis menambahkan bahwa nama panggilan Syafril dikampung lebih sering disapa ‘Icap’. Bahkan, kata dia, warga banyak yang mendoakan keberhasilan saat mengetahui Icap ikut tes untuk masuk Akabri. Saat ini, warga juga mendoakan agar Syafril dimudahkan, berhasil dan diberikan kemenangan oleh Allah SWT dalam Pilkada Jambi 2020.

“Waktu Akabri kita sudah mendoakan,” ucapnya.

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru