GLOBALJAMBI.CO.ID – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si hadir sebagai narasumber dalam program dialog publik Jambi Bicara di TVRI Jambi. Dalam dialog itu, Murison membahas tema besar “Arah Pendidikan Merata dan Berkualitas” bersama Akademisi Universitas Jambi, Prof. Hendra Sofyan.
Sementara itu, Muhamad Farisi memandu jalannya dialog dengan suasana hangat dan penuh gagasan konstruktif mengenai masa depan pendidikan di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Kerinci.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Murison menegaskan bahwa pemerataan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah. Namun, pemerintah juga harus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, memperluas akses belajar, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan zaman.
Selain itu, Murison menilai pemerintah daerah harus memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang sama, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.
“Pendidikan adalah pondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses atau kondisi geografis. Pemerataan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas,” ujar Murison.
Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas Kerinci
Murison menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Tidak hanya memperkuat sarana dan prasarana sekolah, pemerintah juga meningkatkan kompetensi guru agar proses belajar mengajar semakin efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Di sisi lain, Murison menilai tantangan pendidikan semakin kompleks karena perkembangan teknologi bergerak sangat cepat di era digital. Oleh sebab itu, sekolah harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas tinggi, dan daya saing.
Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan tenaga pendidik dan lembaga pendidikan agar kualitas pembelajaran terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Kita tidak cukup hanya membangun gedung sekolah. Yang lebih penting adalah membangun kualitas manusianya. Guru harus terus berkembang, siswa harus mendapat ruang untuk berinovasi, dan pemerintah wajib mendukung keduanya,” tegasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Pendidikan
Selain membahas pemerataan pendidikan, dialog tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan.
Prof. Hendra Sofyan menegaskan bahwa seluruh pihak harus memperkuat komitmen bersama agar kualitas pendidikan di daerah terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Tidak hanya itu, para narasumber juga membahas sejumlah tantangan pendidikan di daerah, mulai dari pemerataan fasilitas belajar, transformasi digital pendidikan, hingga penguatan karakter generasi muda.
Murison: Pendidikan Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah
Di akhir dialog, Wabup Murison kembali menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan arah pembangunan daerah pada masa depan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kerinci.
Menurutnya, kemajuan daerah akan lahir dari kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kalau kita ingin Kerinci maju, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi menciptakan generasi yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” pungkas Murison.








