Camat Depati Tujuh Cepat Tanggap Atasi Krisis Air Irigasi Kasigi, Warga Diminta Berbagi Aliran Secara Adil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Keluhan petani terkait berkurangnya debit air Irigasi Kasigi di Kecamatan Depati Tujuh akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah kecamatan. Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, bergerak cepat turun langsung ke lapangan menyikapi persoalan penyekatan aliran air yang menyebabkan sejumlah sawah kekurangan pasokan.

Berdasarkan pantauan, berkurangnya aliran air dipicu oleh banyaknya sekat yang dibuat masyarakat di sekitar Desa Tebat Ijuk, Desa Baru Kubang, hingga adanya penyekatan di Irigasi Koto Majidin. Kondisi tersebut membuat distribusi air tidak merata dan berdampak pada lahan pertanian warga di hilir. Akibatnya, sebagian petani terancam gagal tanam bahkan mengalami keterlambatan masa tanam padi.

Melihat situasi ini, Camat Indra Hermawan langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani untuk mencari solusi bersama agar tidak terjadi konflik antarwilayah.

Baca Juga :  Selain Dihadiri Sandiaga Uno, Lomba Lari 10 K PASI Kerinci Banjir Hadiah

Salah satu langkah yang diambil adalah pembagian jadwal pengairan secara bergilir agar seluruh desa tetap mendapatkan hak air secara adil.
Skema yang diusulkan yakni:
12 jam aliran untuk Desa Koto Majidin
12 jam berikutnya untuk desa-desa lain di Kecamatan Depati Tujuh yang dialiri Irigasi Kasigi
Sistem ini dinilai sebagai solusi paling adil untuk menjaga keseimbangan kebutuhan air pertanian.

Indra Hermawan menegaskan bahwa air irigasi merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga secara kolektif, bukan dikuasai sepihak. “Air irigasi ini adalah sumber kehidupan bagi seluruh petani, bukan hanya untuk satu desa atau satu kelompok saja. Kalau ada penyekatan sepihak, tentu dampaknya akan dirasakan saudara-saudara kita di hilir. Kita tidak ingin ada petani yang gagal tanam hanya karena distribusi air tidak adil.”

Baca Juga :  Bank Jambi Umumkan Pembatasan Layanan Operasional Kas pada 31 Desember 2025

Ditambahkannya bahwa Pemerintah kecamatan hadir bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi untuk mencari solusi terbaik. Kita dorong pola gotong royong dan kebersamaan. Dengan sistem pembagian waktu 12 jam–12 jam, semua desa tetap mendapatkan haknya. Ini soal keadilan dan rasa saling peduli.

“Saya berharap masyarakat dapat membuka sekat-sekat yang menghambat aliran dan mematuhi jadwal yang telah disepakati bersama. Kalau kita kompak, insyaAllah kebutuhan air tercukupi dan hasil panen juga maksimal.” ucapnya.

“Mari kita jaga irigasi ini sebagai aset bersama. Jangan sampai karena kepentingan sesaat, hubungan antarwarga menjadi renggang. Pertanian kuat, ekonomi masyarakat juga ikut kuat.” tambahnya.

Dengan langkah cepat tersebut, masyarakat berharap persoalan kekurangan air dapat segera teratasi sehingga musim tanam tetap berjalan lancar dan produksi padi di Kecamatan Depati Tujuh tetap optimal.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru