Batu Andesit Hancur, Bollard di Tempel, Proyek PUPR Percantik Kota Sungaipenuh Amburadul

- Jurnalis

Minggu, 28 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Proyek percantik Kota Sungai Penuh yang dilakukan Dinas PUPR Sungai Penuh dinilai amburadul. Bagaimana tidak, Batu Endesit yang mengantikan aspal di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, baru saja dipasang sudah mulai rusak dan bergelombang karena longgar.

Begitu juga dengan Bollard yang ada disepanjang trotoar di pusat Kota Sungai Penuh, juga terlihat rapuh dan sebagian sudah di lobang dan ditempel.

Dari pantauan dilapangan, terlihat disepanjang jalan Gedung Nasional, batu-batu yang terpasang dari depan rumah dinas Wakil walikota – depan taman tugu 17, sudah banyak yang rusak dan bergelombang. “Iya, kemarin saya lewat di sana, batu yang di pasang sudah banyak yang bergelombang dan rusak, padahal batu tersebut baru saja diganti,” kata Adri, salah seorang warga Sungai Penuh.

Baca Juga :  Kapolda Jambi yang Baru dan Bea Cukai Didesak Tuntaskan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh

Dirinya sangat menyayangkan rencana awal Pemkot Sungaipenuh yang membuat jalan depan Gedung Nasional dengan batu andesit. Padahal, jumlah kendaraan yang melintas dikawasan tersebut dan juga kendaraan yang terparkir di jalan tersebut cukup banyak. “Sayang sekali jalan yang sebelumnya aspal dipasang batu andesit ini. Sayang sekali jadi penghamburan uang,” ujarnya.

Padahal Informasinya, revitalisasi jalan aspal ke jalan andesit menghabiskan anggaran Rp. 900 juta dari APBD Kota Sungai Penuh.

Selain batu andesit, pemasangan Bollard di trotoar disejumlah titik juga sudah banyak yang berlobang. “Ada beberapa titik bollard yang rusak dan ada yang sudah ditempel dengan semen,” kata Yudi salah seorang aktivis Kerinci – Sungaipenuh.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Serahkan Bantuan CSR untuk Pembangunan Rumah Adat Kumun Debai & PKDP

Dia menyebutkan dengan adanya pemasangan batu endesit dan Bollard, memang dari penglihatan sementara untuk mempercantik suasana ditengah Kota Sungaipenuh, namun pekerjaannya amburadul dan asal jadi. “Kita mempertanyakan kinerja Dinas PU Kota Sungaipenuh, sampai saat ini banyak pembangunan yang tidak sesuai atau amburadul,” ujarnya.

Yudi minta Walikota Sungaipenuh mengevaluasi kinerja Kepal Dinas PU Sungaipenuh, Khalik Munawar, karena selama menjabat sebagai Kadis banyak pekerjaan yang amburadul. “Kita juga minta aparat hukum memeriksa Kadis PU terkait pengerjaan sejumlah proyek di Kota Sungaipenuh,” tutupnya.(adi)

Berita Terkait

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi
Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026
Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan
Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian
Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Serius Garap Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan, Wako Alfin Bahas Jalur dengan TNKS
Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Antrean Haji Kini 14 Tahun, Daftar di Bank Jambi, Nasabah Didampingi hingga Dapat Nomor Porsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Bank Jambi Hadirkan Gebyar Akhir Tahun Bebas Biaya, Berlaku hingga 31 Desember 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bank Jambi Sungai Penuh Koperatif, Tegaskan Kewajiban Telah Diselesaikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Serahkan Bantuan Alsintan, Pemkot Sungai Penuh Dorong Produktivitas Pertanian

Rabu, 30 September 2026 - 15:05 WIB

Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Terbaru