Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Nama Mensediar mencuri perhatian dalam seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci. Ia meraih nilai tertinggi pada Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) yang berlangsung secara independen di Universitas Jambi.

Hasil tersebut menempatkan Mensediar pada posisi teratas dari tujuh kandidat yang mengikuti tahapan seleksi. Namun, keunggulannya bukan sekadar soal angka. Rekam jejak dalam pemerintahan, pengalaman organisasi, pemahaman terhadap tata kelola perusahaan daerah. Serta kemampuan kepemimpinan menjadi modal penting yang memperkuat posisinya.

Berdasarkan rilis hasil seleksi yang diterima media ini pada Jumat lalu, Mensediar meraih nilai 8,45. Ia unggul atas enam kandidat lainnya, yakni Sasrir dengan nilai 8,21, Zairusman 7,97, Kasmanto 7,64, Mario Dirgantara 7,51, Zurial 7,35, dan Andi Yalmi 7,13.

Tim seleksi menghitung nilai tersebut berdasarkan sejumlah komponen, mulai dari psikotes, uji keahlian, penulisan. Dan presentasi makalah, hingga diskusi kelompok mengenai kepemimpinan.

Capaian itu tentu menjadi modal penting bagi Mensediar. Terlebih, jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami manajemen. Tetapi juga mampu membaca persoalan perusahaan, membangun tim. Serta menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin baik bagi masyarakat Kerinci.

Lantas, siapa sebenarnya Mensediar dan apa yang membuat rekam jejaknya relevan untuk memimpin perusahaan daerah tersebut?

Punya Pengalaman Memahami Persoalan Tirta Sakti

Mensediar bukan sosok yang sepenuhnya asing bagi Perumda Air Minum Tirta Sakti. Sebelum mengikuti seleksi direktur, ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kerinci dan hampir empat tahun memimpin Komisi II DPRD Kerinci.

Komisi tersebut memiliki hubungan kerja dengan Perumda Tirta Sakti. Karena itu, pengalaman Mensediar di lembaga legislatif memberinya kesempatan untuk mengenal persoalan perusahaan daerah, memahami fungsi pengawasan. Serta mempelajari hubungan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan pelayanan publik.

Selain itu, Mensediar pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kerinci. Pengalaman ini memperkuat pemahamannya mengenai proses penyusunan regulasi dan kerangka hukum yang mendukung tata kelola pemerintahan daerah. Termasuk regulasi yang berkaitan dengan Perumda Tirta Sakti pada masa jabatannya.

Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah karena seorang direktur perusahaan daerah harus mampu bekerja dalam koridor hukum. Memahami kebijakan pemilik modal, serta menjaga akuntabilitas pengelolaan perusahaan.

Dengan demikian, Mensediar memiliki bekal untuk memahami persoalan Tirta Sakti dari sudut pandang kebijakan, pengawasan, dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa

Meski begitu, pengalaman politik dan legislatif tentu bukan satu-satunya ukuran kelayakan. Seorang direktur juga harus mampu menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi program kerja yang terukur, pengelolaan keuangan yang sehat. Serta peningkatan kualitas layanan pelanggan.

Bekal Akademik Relevan dengan Kebutuhan

Selain pengalaman di DPRD, Mensediar memiliki latar belakang pendidikan Magister Manajemen. Bekal akademik tersebut relevan dengan kebutuhan perusahaan daerah yang menuntut kemampuan perencanaan. Pengelolaan sumber daya, pengambilan keputusan, serta evaluasi kinerja organisasi.

Mensediar juga pernah bekerja sebagai tenaga ahli pemberdayaan masyarakat di Provinsi Jambi. Pengalaman itu memberinya ruang untuk memahami persoalan masyarakat, mengembangkan kapasitas kelembagaan. Serta mengenal pentingnya transparansi dan pertanggungjawaban dalam pelaksanaan program.

Ia juga kerap menjadi pemateri pelatihan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Jambi. Aktivitas tersebut memperlihatkan pengalaman berbagi pengetahuan, membangun komunikasi, dan membantu meningkatkan kemampuan orang lain.

Di sisi lain, keterlibatannya dalam perusahaan pers turut memperkaya pengalamannya dalam komunikasi publik. Kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, membangun hubungan dengan berbagai pihak, dan memahami aspirasi masyarakat. Dapat menjadi bekal dalam memimpin perusahaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

Kombinasi pendidikan manajemen, pengalaman pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan komunikasi publik itu. Membuat profil Mensediar memiliki sejumlah aspek yang relevan dengan kebutuhan Perumda Tirta Sakti.

Namun, tantangan seorang direktur tidak berhenti pada kemampuan berkomunikasi dan membangun jaringan. Ia juga harus mampu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, menjaga efisiensi anggaran, meningkatkan profesionalisme pegawai. Serta memastikan setiap keputusan berpihak pada keberlanjutan pelayanan air bersih.

Di sinilah pengalaman dan kompetensi perlu berjalan beriringan. Pengetahuan harus menghasilkan kebijakan, sedangkan kepemimpinan harus menghadirkan perubahan yang dapat masyarakat rasakan.

Rekam Jejak Organisasi dan Tantangan Membawa Tirta Sakti Lebih Maju. Mensediar juga memiliki perjalanan panjang dalam organisasi. Ia pernah aktif sebagai mahasiswa dan menjabat Gubernur Mahasiswa FKIP Universitas Jambi.

Selain itu, informasi yang di himpun media ini menyebutkan bahwa Mensediar pernah terlibat dalam Karang Taruna Kerinci. KNPI Kerinci, HIPMI Kerinci, serta sejumlah organisasi lainnya.

Pengalaman organisasi tersebut dapat menjadi modal untuk membangun kerja sama, mengelola perbedaan pandangan, dan memperluas jejaring. Terlebih, seorang direktur perusahaan daerah perlu menjalin koordinasi dengan pemerintah kabupaten, DPRD, pegawai, pelanggan. Serta berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Wabup Kerinci Murison Hadiri Ekspos RPJMD 2025-2029

Jika seluruh pengalaman itu mampu ia terapkan secara konsisten. Mensediar memiliki peluang untuk menawarkan pendekatan kepemimpinan yang memadukan pemahaman kebijakan, manajemen, dan kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, nilai tertinggi dalam UKK bukan jaminan otomatis bahwa seorang kandidat akan berhasil memimpin perusahaan. Hasil tersebut merupakan salah satu indikator kompetensi yang perlu berjalan bersama integritas, kemampuan eksekusi. Serta kesanggupan menjawab persoalan nyata di lapangan.

Perumda Tirta Sakti membutuhkan kepemimpinan yang mampu menetapkan prioritas secara jelas. Mulai dari peningkatan kontinuitas aliran air, penanganan kebocoran, perluasan pelayanan, peningkatan respons terhadap keluhan pelanggan. Hingga pengelolaan keuangan yang transparan dan berkelanjutan.

Karena itu, Mensediar perlu menunjukkan bagaimana pengalaman dan pengetahuannya dapat menjawab tantangan tersebut. Masyarakat tentu menaruh harapan agar siapa pun yang memimpin Tirta Sakti mampu menjadikan pelayanan air bersih sebagai prioritas utama.

Wawancara Akhir Menjadi Penentu Langkah Berikutnya

Setelah meraih nilai tertinggi dalam UKK, Mensediar masih harus mengikuti wawancara akhir yang menurut jadwal dalam informasi awal berlangsung pada 13–15 Oktober 2026.

Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi panitia seleksi untuk menggali visi, strategi, integritas, serta kesiapan setiap kandidat dalam memimpin Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Bagi Mensediar, tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan posisi teratas. Ia perlu menjelaskan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan sumber daya manusia, dan menjaga kesehatan keuangan Perumda.

Pada akhirnya, perusahaan daerah membutuhkan pemimpin yang mampu mengubah gagasan menjadi hasil nyata. Masyarakat tidak hanya menunggu direktur dengan nilai seleksi tinggi, tetapi juga sosok yang mampu memastikan pelayanan air bersih berjalan lebih baik. Keluhan pelanggan mendapat perhatian, dan pengelolaan perusahaan berlangsung secara profesional.

Dengan nilai UKK 8,45 serta rekam jejak di bidang pemerintahan, manajemen, dan organisasi. Mensediar memiliki alasan kuat untuk di perhitungkan sebagai kandidat Direktur Perumda Tirta Sakti.

Kini, wawancara akhir akan menjadi ruang penting untuk menguji sejauh mana seluruh pengalaman tersebut dapat ia terjemahkan menjadi visi dan program kerja yang realistis.

Sebab, ukuran keberhasilan seorang direktur bukan hanya seberapa tinggi nilai yang ia raih saat seleksi. Melainkan seberapa besar perubahan positif yang mampu ia hadirkan bagi perusahaan dan masyarakat Kerinci.

Berita Terkait

Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional
10 Tim Kabupaten dan Kota Ramaikan Fun Football Pers Jambi di Batanghari, Jadwal Bergeser ke 23 Oktober
Kabut Asap Memburuk, Disdik Kerinci Terapkan PJJ bagi Siswa SD dan SMP
Bupati Monadi Gerak Cepat ke KemenPAN-RB, MPP Kerinci Ditargetkan Berdiri Semester I 2027
LSM Semut Merah Minta Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp 15 Miliar
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Wo Haris, Jangan Asal Ngango! Rakyat Jambi Butuh Udara Bersih, Bukan Sekadar Alasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional

Berita Terbaru