GLOBALJAMBI.CO.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memperkuat pembahasan rencana pembangunan flyover Sungai Penuh–Tapan. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., membahas rencana tersebut bersama Plt. Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dalam kunjungan kerja dan silaturahmi di ruang kerja Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (29/9).
Pertemuan itu membahas sejumlah agenda strategis. Selain rencana pembangunan flyover, kedua pihak juga membicarakan batas kawasan TNKS, peluang kerja sama, pengembangan kawasan, serta berbagai program yang dapat pemerintah jalankan secara bersama.
Wako Alfin Bahas Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin secara khusus membahas rencana pembangunan konstruksi modern flyover Sungai Penuh–Tapan.
Menurut Alfin, pembangunan jalan layang tersebut dapat membuka konektivitas baru antara Sungai Penuh dan Tapan. Selain itu, akses baru tersebut juga berpotensi mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi antardaerah.
Namun, Pemerintah Kota Sungai Penuh perlu menyiapkan pembahasan secara matang. Sebab, jalur yang masuk dalam rencana tersebut memiliki keterkaitan dengan kawasan TNKS.
Karena itu, Alfin mendorong seluruh pihak untuk membahas rencana tersebut secara komprehensif dan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Kita ingin rencana ini dibahas secara komprehensif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, koordinasi lintas lembaga sangat penting agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wako Alfin.
Pemkot Sungai Penuh Perkuat Koordinasi dengan TNKS
Selanjutnya, Alfin menilai pembangunan flyover membutuhkan sinergi berbagai lembaga. Pemerintah Kota Sungai Penuh akan membangun komunikasi bersama Kementerian Kehutanan, Bappeda, pengelola TNKS, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta instansi teknis lainnya.
Dengan koordinasi tersebut, pemerintah dapat mencermati berbagai aspek sejak tahap awal. Mulai dari kondisi kawasan, batas TNKS, aspek teknis pembangunan, hingga aturan yang mengatur pemanfaatan kawasan.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan TNKS. Kedua pihak dapat mengembangkan berbagai program bersama dengan tetap memperhatikan fungsi kawasan serta ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh siap membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Harapannya, setiap peluang pengembangan konektivitas dan kerja sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah,” kata Alfin.
Pengembangan Konektivitas Tetap Perhatikan TNKS
Sementara itu, pembahasan mengenai batas kawasan TNKS menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut. Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama pengelola TNKS perlu mencermati kembali kondisi dan batas kawasan untuk mendukung perencanaan program ke depan.
Di sisi lain, rencana pembangunan flyover Sungai Penuh–Tapan juga membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, pemerintah akan melanjutkan koordinasi dengan lembaga terkait sebelum mengambil langkah pada tahap berikutnya.
Dengan demikian, Pemerintah Kota Sungai Penuh ingin memastikan rencana pengembangan konektivitas berjalan melalui proses yang terukur. Pada saat yang sama, pemerintah tetap memperhatikan ketentuan pengelolaan kawasan TNKS.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat hubungan dan koordinasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan pengelola TNKS. Selanjutnya, kedua pihak dapat membangun kerja sama yang mendukung kepentingan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan.










