Pasca Harga Naik Warga Kesulitan Mendapatkan BBM, Antrian Panjang dengan 1 Jalur Terlihat di SPBU

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar mulai 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. Harga BBM Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter. Sedangkan harga solar dari sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 6.800.

Kenaikan harga BBM tersebut pun, dikeluhkan pengguna kendaraan bermotor. Salah satunya Seorang pengendara sepeda motor bernama Pitra (40) asal Kerinci.

Ia mengaku, kebijakan penyesuaian harga BBM Subsidi khususnya Pertalite yang mencapai Rp10.000 per liter ini amat memberatkan konsumen. Mengingat, masyarakat juga tengah dibebani atas mahalnya harga pangan.

“Saat ini rasanya tidak tepat untuk menaikan harga Pertalite, dikaranekan kondisi saat ini disamping baru pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19, ditambahkan juga dengan harga pangan semua serba mahal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tanda Kenangan, Anggota Satgas TMMD Kodim Kerinci Rehab Pos Kamling

Bukan hanya itu saja, para pengguna Roda Empat juga ikut mengeluhkan kenaikan BBM. Pasalnya, pasca kenaikan BBM disamping semua harga pangan naik, BBM jenis Pertalite pun semakin susah untuk didapatkan.

“Disamping harga, BBM jenis Pertalite susah untuk didapatkan. Coba lihat kondisi di salah satu SPBU yang ada di Sungai Penuh, terlihat antrian panjang yang diberlakukan 1 jalur,” ungkap Rizal.

Ditambahkannya bahwa, seharusnya pihak SPBU bisa memberlakukan dengan pengisian Dua sisi, sehingga tidak akan terjadinya antrian panjang yang menganggu arus lalulintas, dan warga bisa mudah untuk mendapatkan BBM.

“Banyak warga yang sulit mendapatkan BBM, karna jika antri membutuhkan waktu hingga 30 Menit, sehingga pekerjaan lain akan terbengkalai,” bebernya.

Hal senada disampaikan para pedagang yang memiliki Pertamini. Pihaknya mengaku, terlalu sulit mendapatkan BBM. Jangankan dalam jumlah banyak, 1 Derijen saja susah didapatkan dengan berbagai alasan dari pihak SPBU. Sementara sisi lain, terlihat warga yang berasal dari sekitar SPBU yang membawa hingga 4 Derijen membawa menawarkan ke pemilik-pemilik toko yang ada di Desa.

Baca Juga :  Wabup Kerinci Murison Bernostalgia di Dinas Pendidikan Saat Acara Pelepasan Purna Tugas

“Jika beli melalui mereka, tentu harga naik dari yang biasa kami ambil di SPBU. Sehingga kamipun menaikan harga, efeknya terhadap masyarakat ekonomi rendah kebawah. Jika di SPBU harga Pertalite 10 Ribu/Liter, maka kami setidaknya menjual 13 Ribu/Liter, karna membeli dengan harga mahal,” tegasnya.

Untuk itu, masyarakat berharap adanya solusi dari Dinas terkait dan pihak berwajib. Pertama, menegur pihak SPBU, agar memberlakukan pengisian Dua jalur untuk menghindari antrian panjang. Kedua, agar pihak SPBU mempermudah para pedagang yang memiliki Pertamini untuk mendapatkan BBM di SPBU.(adi)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Berita Terbaru