Pasca Harga Naik Warga Kesulitan Mendapatkan BBM, Antrian Panjang dengan 1 Jalur Terlihat di SPBU

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GlobalJambi – Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar mulai 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. Harga BBM Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter. Sedangkan harga solar dari sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 6.800.

Kenaikan harga BBM tersebut pun, dikeluhkan pengguna kendaraan bermotor. Salah satunya Seorang pengendara sepeda motor bernama Pitra (40) asal Kerinci.

Ia mengaku, kebijakan penyesuaian harga BBM Subsidi khususnya Pertalite yang mencapai Rp10.000 per liter ini amat memberatkan konsumen. Mengingat, masyarakat juga tengah dibebani atas mahalnya harga pangan.

“Saat ini rasanya tidak tepat untuk menaikan harga Pertalite, dikaranekan kondisi saat ini disamping baru pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19, ditambahkan juga dengan harga pangan semua serba mahal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung GATI, Dinas Pendidikan Kerinci Himbau Ayah/Wali Murid Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Bukan hanya itu saja, para pengguna Roda Empat juga ikut mengeluhkan kenaikan BBM. Pasalnya, pasca kenaikan BBM disamping semua harga pangan naik, BBM jenis Pertalite pun semakin susah untuk didapatkan.

“Disamping harga, BBM jenis Pertalite susah untuk didapatkan. Coba lihat kondisi di salah satu SPBU yang ada di Sungai Penuh, terlihat antrian panjang yang diberlakukan 1 jalur,” ungkap Rizal.

Ditambahkannya bahwa, seharusnya pihak SPBU bisa memberlakukan dengan pengisian Dua sisi, sehingga tidak akan terjadinya antrian panjang yang menganggu arus lalulintas, dan warga bisa mudah untuk mendapatkan BBM.

“Banyak warga yang sulit mendapatkan BBM, karna jika antri membutuhkan waktu hingga 30 Menit, sehingga pekerjaan lain akan terbengkalai,” bebernya.

Hal senada disampaikan para pedagang yang memiliki Pertamini. Pihaknya mengaku, terlalu sulit mendapatkan BBM. Jangankan dalam jumlah banyak, 1 Derijen saja susah didapatkan dengan berbagai alasan dari pihak SPBU. Sementara sisi lain, terlihat warga yang berasal dari sekitar SPBU yang membawa hingga 4 Derijen membawa menawarkan ke pemilik-pemilik toko yang ada di Desa.

Baca Juga :  Pasca Erupsi Gunung Kerinci, ini Penjelasan Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG

“Jika beli melalui mereka, tentu harga naik dari yang biasa kami ambil di SPBU. Sehingga kamipun menaikan harga, efeknya terhadap masyarakat ekonomi rendah kebawah. Jika di SPBU harga Pertalite 10 Ribu/Liter, maka kami setidaknya menjual 13 Ribu/Liter, karna membeli dengan harga mahal,” tegasnya.

Untuk itu, masyarakat berharap adanya solusi dari Dinas terkait dan pihak berwajib. Pertama, menegur pihak SPBU, agar memberlakukan pengisian Dua jalur untuk menghindari antrian panjang. Kedua, agar pihak SPBU mempermudah para pedagang yang memiliki Pertamini untuk mendapatkan BBM di SPBU.(adi)

Berita Terkait

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!
Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Kamis, 16 April 2026 - 07:48 WIB

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 20:57 WIB

Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Sore Ini Pemkab Kerinci Dikabarkan Lantik Pejabat, ini Bocorannya !!!

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:56 WIB