Sungai Meluap Sehingga Tumpukan Sampah Merambah dan Merusak Sawah

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto sampah diarea sungai dan sawah

GLOBALJAMBI, KERINCI – Sebagaimana kita tahu bahwa masih ada masyarakat yang masih memiliki kebiasaan tidak membuang sampah pada tempatnya, terutama membuang sampah di sungai.

Seperti yang terjadi di sepanjang area Sungai Tiga Desa Hiang, yang setiap harinya dipenuhi sampah plastik. Bahkan akibatnya, sudah merusak sawah warga.

Sangat memperhatinkan terdapat banyak sampah di dasar dan sekitar sungai sehingga masyarakat yang tidak ikut membuang sampah sembarangan ketika melewati sekitar wilayah itu merasa sangat risih.

Hal itu dikatakan Efriden, warga Simpang Aro, Kecamatan Sitinjau Laut. Dimana, aliran air sungai yang ada di sepanjang Desa Hiang, hingga jalur ke Desa Sebukar dan Semerah saat ini kondisinya sudah dangkal. Disebabkan, lumpur yang sudah mengendap selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Dugaan Mark Up Dana Pemeliharaan Peralatan Perkantoran di Bandara Depati Parbo Tahun Anggaran 2024 Mulai Mencuat

Sehingga ketika musim hujan sebentar saja, air sungai melimpah masuk ke sawah warga yang berada dipinggir sungai. “Bahkan sampah yang sudah menumpuk di dalam sungai, juga melimpah masuk kedalam sawah warga. Tentunya, sawah warga yang berada dipinggir sungai sudah banyak yang rusak,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut tentunya, warga yang mempunyai sawah dipinggir sungai mengeluh. Pasalnya, sawah tersebut merupakan salah satu sumber ekonomi warga sekitar. “Kami berharap solusi dari Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Ir. H. Anto ST. MT Terpilih sebagai Ketua Cabang FORKI Kabupaten Kerinci

Menurutnya, warga sekitar berharap adanya peraturan daerah yang mengatur sanksi bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Selanjutnya, sungai yang ada dari Hiang melewati Desa Sebukar dan Semerah sudah seharusnya dikerok untuk mengangkat lumpur.

“Jikalau tidak ada program normalisasi, Camat diminta ambil andil untuk menghimbau masyarakat untuk gotong royong bersama-sama membersihkan sampah dan lumpur disepanjang sungai,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wabup Murison Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik Transparan
Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri
Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik
Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta
Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung
Jalan Sungai Tutung–Pungut Mulai Dikerjakan, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan
Tinjau TC di Kayu Aro, Wabup Murison Optimistis Kafilah Kerinci Bersinar di MTQH ke-55
Bupati Monadi Lepas Kafilah MTQH ke-55 Jambi, Kerinci Andalkan Talenta Lokal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:28 WIB

Wabup Murison Hadiri Pelantikan Kepala Ombudsman Jambi, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik Transparan

Senin, 2 November 2026 - 15:11 WIB

Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik

Senin, 2 November 2026 - 13:38 WIB

Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung

Berita Terbaru