GLOBALJAMBI.CO.ID – Bank Jambi memastikan pelayanan transaksi bagi nasabah tetap berjalan lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Meski saat ini manajemen masih melakukan proses pemulihan sejumlah layanan sistem digital, bank daerah tersebut tetap menjamin pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) dapat berlangsung tanpa hambatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Jambi dalam menjaga stabilitas layanan perbankan di tengah meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat menjelang Lebaran.
Direktur Utama Bank Jambi H. Khairul Suhairi, S.E., M.M. menegaskan bahwa manajemen telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar seluruh layanan tetap berjalan optimal selama periode peningkatan transaksi.
“Kami menyiapkan likuiditas yang cukup, memperkuat operasional kantor layanan, serta mengoptimalkan sumber daya manusia untuk mengantisipasi lonjakan transaksi, termasuk pencairan THR bagi ASN di lingkungan Pemda. Prinsipnya, pelayanan kepada nasabah tetap menjadi prioritas utama,” ujar Khairul Suhairi, Rabu (11/3/2026).
Antisipasi Lonjakan Transaksi Menjelang Lebaran
Menjelang Idul Fitri, aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, Bank Jambi memperkuat kesiapan operasional di seluruh jaringan kantor cabang.
Selain memastikan ketersediaan dana tunai, manajemen juga mengatur distribusi likuiditas secara merata di berbagai wilayah layanan. Dengan demikian, nasabah tetap dapat melakukan transaksi penarikan tunai maupun transaksi keuangan lainnya secara lancar.
Di sisi lain, Bank Jambi juga meningkatkan kesiapan petugas layanan agar proses transaksi nasabah dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Khairul Suhairi menjelaskan bahwa penyaluran THR ASN daerah selalu memicu peningkatan aktivitas transaksi perbankan. Karena itu, bank daerah tersebut memprioritaskan kesiapan operasional agar proses pencairan dapat berjalan tertib.
Pemulihan Sistem Berjalan Bertahap
Sementara itu, manajemen Bank Jambi terus menjalankan proses pemulihan sistem digital secara bertahap. Namun demikian, manajemen tetap menjaga agar layanan transaksi utama bagi nasabah tetap tersedia melalui jaringan kantor cabang.
Selain itu, manajemen juga memperkuat pengamanan sistem sekaligus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses pemulihan teknologi perbankan.
“Tim kami terus melakukan pemulihan sistem secara bertahap dengan mengutamakan keamanan dan prinsip prudential banking. Pada saat yang sama, kami tetap menjaga agar layanan transaksi dasar bagi masyarakat tetap berjalan,” jelas Khairul.
Pengamat: Pencairan THR Dorong Perputaran Ekonomi Daerah
Sementara itu, pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai kesiapan Bank Jambi dalam mengantisipasi pencairan THR ASN menunjukkan pengelolaan likuiditas yang cukup adaptif.
Menurutnya, penyaluran THR melalui bank daerah dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya menjelang perayaan Lebaran.
Selain mempercepat perputaran uang di daerah, pencairan THR juga berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat di berbagai sektor ekonomi.
“Dalam perspektif intermediasi perbankan, kelancaran pencairan THR Pemda akan memperkuat perputaran likuiditas di daerah sekaligus mendorong aktivitas perdagangan dan UMKM menjelang Lebaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Laila menilai stabilitas layanan perbankan pada periode tersebut juga berperan penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap bank daerah.
“Selama manajemen mampu menjaga kesiapan likuiditas, stabilitas operasional, serta keamanan sistem, maka layanan transaksi masyarakat, termasuk penarikan THR ASN, dapat berlangsung dengan baik,” pungkasnya.









