Tertabrak dan Terluka, ODGJ Ini Hanya Bisa Duduk Sendiri Menahan Sakit Tanpa Pertolongan Warga

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO. ID – Suasana sore di Desa Simpang Empat Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, mendadak berubah mencekam pada Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 16.50 WIB. Sebuah kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor dan seorang pejalan kaki yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, pria yang mengenakan kaos biru itu berjalan cepat ke arah tengah jalan. Diduga tanpa memperhatikan arus lalu lintas, ia tiba-tiba menyeberang sehingga pengendara motor tak sempat menghindar.

Benturan pun tak terelakkan. Pria tersebut terpental, sementara pengendara motor bersama rekannya terjatuh hingga masuk ke parit di pinggir jalan.

Peristiwa ini diketahui luas setelah video kejadian beredar di media sosial Facebook. Namun, yang menjadi sorotan publik bukan hanya kecelakaannya, melainkan respons warga di lokasi.

Baca Juga :  Viral di Kerinci !!! Video Warga Aniaya Yatim Piatu Dugaan Pelaku Pencurian Dibawah Umur di Siulak

Dalam rekaman yang beredar, terlihat pria yang diduga ODGJ itu mengalami luka di bagian kepala dan wajah, bahkan darah tampak keluar dari hidungnya. Ia terduduk lemah di pinggir jalan tanpa pertolongan. Sementara itu, warga justru lebih dahulu membantu pengendara motor.

Pemandangan tersebut memicu gelombang kritik dari warganet. Banyak yang menyayangkan minimnya empati terhadap korban yang terbaring sendiri dalam kondisi terluka.

“Kasian ODGJ nya yah, kalau dia bisa berpikir normal mungkin dia nggak mau juga nyebrang sembarangan. Bantu juga ODGJ nya, kasian,” tulis Ela Eriyani dalam kolom komentar.

Baca Juga :  Warga Pulau Pandan Beralih Blokir Jalan Nasional Kerinci - Jambi

“Sungguh sangat tidak berprikemanusiaan, ODGJ juga manusia,” tulis Ayoe Lestari.

Hal senada juga disampaikan Fitria Anggraini. “Rasa kemanusiaannya rendah, ODGJ itu juga manusia,” ucapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam situasi darurat, siapa pun korbannya, pertolongan pertama adalah hal utama. Tanpa memandang latar belakang maupun kondisi mental, setiap manusia berhak mendapatkan bantuan dan empati.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi terkini korban maupun penanganan medis yang diberikan. Warga berharap kejadian ini menjadi refleksi bersama agar nilai kemanusiaan tetap dijunjung tinggi di tengah masyarakat.(adi)

Berita Terkait

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Berita Terbaru