GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan dengan merampungkan pembangunan tiga puskesmas rawat inap di sejumlah wilayah strategis. Ketiga fasilitas kesehatan tersebut masing-masing adalah Puskesmas Tamiai, Puskesmas Sanggaran Agung, dan Puskesmas Depati Tujuh.
Ketiga puskesmas ini dibangun dengan konsep modern dan pelayanan terpadu, guna meningkatkan kualitas serta jangkauan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menjelaskan bahwa pembangunan ketiga puskesmas dilakukan secara menyeluruh dari awal, tanpa mempertahankan bangunan lama. Seluruh fasilitas dirancang sesuai standar pelayanan kesehatan terkini.
“Puskesmas ini dibangun dari nol dengan fasilitas rawat inap, ruang pelayanan yang lebih representatif, serta dukungan sarana dan prasarana medis yang lengkap,” ujar Hermendizal.
Ia menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus menjawab kebutuhan pelayanan medis yang selama ini terkonsentrasi di rumah sakit rujukan.
Dengan beroperasinya puskesmas rawat inap di wilayah masing-masing, masyarakat diharapkan tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan. Hal ini juga diharapkan mampu mengurangi beban pasien di RS Pratama Bukit Kerman dan RSUD Kerinci di Bukit Tengah.
“Kami ingin memastikan setiap warga Kerinci memiliki akses yang cepat, aman, dan layak terhadap layanan kesehatan, tanpa terkendala jarak dan waktu,” tambahnya.
Ketiga puskesmas tersebut dilengkapi dengan unit gawat darurat (UGD), ruang persalinan, laboratorium dasar, serta fasilitas rawat inap yang memadai. Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan pembangunan dan persiapan operasional selesai sesuai jadwal agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pembangunan ini juga memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga peningkatan aktivitas ekonomi lokal. Kehadiran puskesmas baru tersebut disambut antusias oleh warga. Mereka menilai fasilitas ini akan sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit di pusat kota.
Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan fasilitas kesehatan tersebut, H. Anto menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan tiga puskesmas rawat inap dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, kualitas, dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, kami memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Puskesmas ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi pelayanan kesehatan masyarakat Kerinci,” ujar H. Anto.
Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara ketat agar hasil pembangunan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang berkualitas harus didukung oleh infrastruktur yang kokoh, aman, dan berkelanjutan.
“Kami berharap puskesmas rawat inap ini dapat beroperasi dengan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas. Pembangunan tiga puskesmas rawat inap ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci.(Adi)









