CV Azka Jaya Mandiri, Proyek Sering Bermasalah, Warga Desak Masuk Daftar Hitam

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Nama CV Azka Jaya Mandiri kembali menjadi bahan perbincangan panas di Kerinci. Perusahaan kontraktor yang diduga bermarkas di Desa Koto Dua Baru Semurup, Kecamatan Air Hangat, ini dinilai kerap menghasilkan proyek bermasalah terutama pada pembangunan dan perbaikan Jalan Nasional di wilayah Kerinci.

Di lapangan, fakta yang ditemukan mencengangkan, beberapa ruas jalan yang baru berumur hitungan bulan sudah retak, terkelupas, bahkan mulai berlubang. Kondisi ini membuat masyarakat geram, merasa anggaran besar yang dihabiskan justru berujung pada kerugian publik.

“Baru selesai, aspalnya sudah rusak. Kalau begini terus, itu sama saja buang-buang uang rakyat. Pemerintah harus tegas, blacklist saja perusahaan seperti ini,” ujar Dedi Dora, warga Kerinci, dengan nada kesal.

Baca Juga :  Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pemdes Baru Semerah Bagikan Masker Gratis

Tak hanya soal kualitas, warga juga menyoroti dominasi perusahaan ini di proyek-proyek strategis. Hampir semua pekerjaan jalan nasional di wilayah Kerinci dikabarkan dikerjakan CV Azka Jaya Mandiri yang disebut milik pengusaha muda lokal, H. Andi.

“Banyak pekerjaannya yang diragukan mutunya. Aspal cepat hancur, perbaikan asal-asalan,” tambah warga lainnya.

Bukan hanya itu saja, bahkan dibeberapa Kabupaten tetangga CV tersebut juga sering bermasalah bahkan beberapa kali pernah jadi temuan BPK. “Kami meminta warga ikut mengawasi, untuk mendesak agar CV tersebut di Blacklist, ” Tegasnya.

Baca Juga :  Bank Jambi Kerinci Sosialisasikan Produk Perbankan ke Sejumlah Sekolah

Berdiri sejak 2009, CV Azka Jaya Mandiri berstatus kontraktor kecil (Kualifikasi K) dan anggota GAPENSI. Sertifikat Badan Usaha (SBU) mereka yang baru diperbarui tahun ini berlaku hingga 2028 untuk jasa pelaksana konstruksi jalan (BS001). Namun, legalitas yang lengkap rupanya tak menjamin kualitas kerja.

Gelombang desakan publik kini semakin keras. Warga menuntut pemerintah pusat dan daerah tidak lagi memberikan proyek kepada CV Azka Jaya Mandiri, serta memasukkan perusahaan ini ke Daftar Hitam Kontraktor agar kasus serupa tak terulang.(adi)

Berita Terkait

Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri
Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik
Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta
Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung
Jalan Sungai Tutung–Pungut Mulai Dikerjakan, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan
Tinjau TC di Kayu Aro, Wabup Murison Optimistis Kafilah Kerinci Bersinar di MTQH ke-55
Bupati Monadi Lepas Kafilah MTQH ke-55 Jambi, Kerinci Andalkan Talenta Lokal
PDAM Tirta Sakti Kerinci Terus Berupaya Maksimal Lakukan Perbaikan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:11 WIB

Pansel Tunda Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci, Masih Tunggu Pertimbangan Kemendagri

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Hadiri Pembukaan MTQH ke-55, Monadi – Murison Optimistis Kafilah Kerinci Tampilkan yang Terbaik

Senin, 2 November 2026 - 13:38 WIB

Tiga Tahun Menanti Keadilan, Mantan PMI Hadijah Kehilangan 48 Batang Karet Senilai Rp100 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Bank Jambi Salurkan CSR Rp 20 Juta untuk Pembangunan Dua Masjid di Sungai Tutung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Jalan Sungai Tutung–Pungut Mulai Dikerjakan, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan

Berita Terbaru