Kemenag Kerinci Gelar FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, Kerinci — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), penguatan deteksi dini konflik sosial berdimensi keagamaan dengan tema “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi beragama ditengah Keberagaman”, pada hari Jum’at (20/06/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci dan dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Kerinci, Ketua FKUB Kabupaten Kerinci, serta berbagai pihak, dari unsur Kementrian Agama, ormas islam, penyuluh agama, dan media massa.

FGD ini bertujuan untuk memperkuat peran Kementerian Agama dalam mengidentifikasi dan menangani potensi konflik sosial yang berlatar belakang keagamaan secara lebih cepat dan efektif.

Baca Juga :  Bawaslu Kerinci Resmi Luncurkan Patroli Pengawasan

Kepala Kantor Kemenag Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., MM dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antar stakeholder dalam menjaga kerukunan umat beragama agar tidak terjadi konflik sosial maupun keagamaan.

Karena potensi konflik tetap ada dalam hal perbedaan pendapat, penafsiran praktik keagamaan, kemudian gesekan pemahaman keislaman di ruang publik dan media sosial namun kita tidak boleh lengah.

Deteksi dini merupakan langkah preventif dan persuasif yang sangat penting agar konflik tidak berkembang menjadi hal yang lebih besar,” ujar H. Pahrizal

Diskusi FGD ini dipimpin langsung oleh ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bapak Dr. Hadi Candra dan diskusi tersebut berlangsung dinamis, dengan para peserta berbagi pengalaman dan strategi dalam menangani isu-isu sensitif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bahas Kerja Sama Strategis, Wabup Kerinci Murison Koordinasi dan Konsultasi dengan UNAND Padang

Topik menjadi perhatian dalam diskusi tersebut adalah perbedaan pemahaman yang ada di kabupaten kerinci yang berpotensi memicu konflik sosial maupun keagamaan.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kerinci berharap “langkah-langkah strategis dalam rangka memperkuat sistem deteksi dini dan penanganan konflik berbasis nilai-nilai toleransi, dialog, dan kebersamaan” Ucapnya

Akhir acara tersebut dilaksanakan penanda tanganan peserta tentang pernyataan komitmen bersama peserta Focus Group Discussion (FGD), penguatan deteksi dini konflik sosial berdimensi keagamaan dengan tema “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi beragama ditengah Keberagaman”.(Yan)

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Kerugian Hingga 620 Juta, Pemilik Juanda Cafe dan Biliar Dilaporkan ke Polisi
Bupati Monadi Wujudkan WTP Ke-11, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Keuangan
Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kerugian Hingga 620 Juta, Pemilik Juanda Cafe dan Biliar Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:44 WIB

Bupati Monadi Wujudkan WTP Ke-11, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Keuangan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru