Api Nyaris Lahap Pemukiman, Damkar Tak Kunjung Datang, Warga Padamkan Api dengan Air Aqua

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Kebakaran rumpun bambu yang terjadi di Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Rabu (11/6), nyaris berubah menjadi bencana besar. Api yang berkobar tak jauh dari pemukiman itu dibiarkan membesar tanpa bantuan satu pun mobil pemadam kebakaran. Warga pun harus mengambil risiko besar, memadamkan api hanya dengan kayu dan air kemasan.

Dalam kondisi darurat, warga langsung menghubungi pihak Damkar Kabupaten Kerinci. Panggilan dilakukan berulang kali, mulai dari menghubungi Kasat Pol PP dan Damkar hingga Kabid Damkar. Namun, jawaban yang diterima sangat mengecewakan.

“Mereka bilang mobil dalam perjalanan. Tapi nyatanya sampai dua jam lebih kami tunggu, tak ada satu pun damkar yang datang. Ini bukan sekadar keterlambatan, ini pembohongan publik,” ujar Gafar, seorang warga dengan nada geram.

Baca Juga :  Hadir Ditengah Masyarakat, Bupati Kerinci Monadi Ikut Goro di Bendung Air Kasigi

Warga yang berkumpul di lokasi sempat terdokumentasi berdiri di dekat kobaran api, menunggu bantuan yang tak kunjung tiba. Beberapa dari mereka bahkan terlihat putus asa sambil terus memantau api yang menjilat dedaunan kering dan bambu.

Karena situasi semakin mengkhawatirkan, warga akhirnya bergotong-royong memadamkan api menggunakan alat seadanya yakni dengan kayu dan bahkan air mineral dalam botol. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menyambar rumah warga.

Berdasarkan pantauan dilapangan, api mulai besar dari pukul 18.00 Wib, namun api berhasil dipadamkan pada pukul 21.00 wib.

Baca Juga :  Haji Murison Semakin Menguat di Pilkada Kerinci 2024

Tuntut Evaluasi Pejabat Terkait

Merasa dikhianati oleh lambannya respons petugas, warga kini mendesak Bupati Kerinci untuk mengevaluasi kinerja Kasat Pol PP dan Damkar serta Kabid Damkar.

“Kami tidak mau kejadian seperti ini terulang. Nyawa dan rumah kami dipertaruhkan karena kelalaian dan ketidakjujuran pejabat. Kami minta Bupati bertindak tegas,” ungkap warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Damkar maupun Pemkab Kerinci. Sementara warga masih menyisakan trauma dan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut.(Adi)

Berita Terkait

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat
Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027
Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik
Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M
Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting
Pasca Lebaran, DPRD Kerinci Turun ke Pasar Cek Harga Bahan Pokok
Membludak!!! Antusias Masyarakat Depati Tujuh mendaftar NIB Usaha Gratis bersama Ibuk Era Tri Suci dkk Pembina Industri
Rapat DPRD, Wabup Murison Jawab DPRD Soal LKPJ 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:48 WIB

Dugaan Setoran Lapas Muara Bungo, Desakan Mundur Kakanwil Menguat

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Bupati Kerinci Monadi Kawal Sinkronisasi Pembangunan Kerinci di Musrenbang Jambi 2027

Sabtu, 11 April 2026 - 19:54 WIB

Gerak Cepat! Bupati Monadi Awasi Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Kamis, 9 April 2026 - 20:57 WIB

Kejati Jambi Tahan Eks Kepala BPN, Korupsi Jalan Ujung Jabung Rugikan Rp11,6 M

Kamis, 9 April 2026 - 16:21 WIB

Nostalgia di Depati Tujuh, Ketua PKK Kerinci Novra Wenti Salurkan Bantuan Stunting

Berita Terbaru