Bukan HTK, Warga Tanah Cogok Lebih Pilih Monadi-Murison, Ternyata ini Alasannya !!

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI — Meskipun Kerinci Hilir Bersatu telah digaungkan oleh beberapa tokoh masyarakat Kerinci Hilir, dan bahkan memilih 01 dari hilir. Namun, gaungan tersebut tak diindahkan oleh masyarakat Kerinci bagian hilir terutama diwilayah Kecamatan Tanah Cogok.

Ternyata hal tersebutpun beralasan, mereka menganggap bahwa yang digaungkan tokoh masyarakat untuk mengarahkan mendukung 01 dari hilir yakni H. Tafyani Kasim (HTK) merupakan sosok yang tidak pas dan pantas pada Pilkada 2024 kali ini.

Bagaimana tidak, mereka menilai bahwa HTK jauh berbanding terbalik dari Almarhum Zainal Abidin saat mencalon 2019 lalu yang terkenal sangat dekat dengan masyarakat. “Almarhum Zainal dulunya, selalu datang setiap undangan pernikahan, ada warga yang meninggal, undangan syukuran lainnya, terutama setiap masalah yang muncul ia selalu didepan menyelesaikan mencari solusi,” ungkap Abdul Karim, warga Tanah Cogok.

Sementara HTK, yang saat ini digadang – gadangkan sebagai kandidat terkaya dengan harta kekayaan berdasarkan LHKPN mencapai Rp 900 Milyar lebih, jauh berbanding terbalik. Ia dinilai tak dekat dengan masyarakat, ia hanya muncul ke undangan warga, kunjungan ke Balai – balai hanya dalam waktu 2 Bulan terkahir ini menjelang pemilihan.

“Selama ini kemana saja, padahal Tanah Cogok merupakan wilayah atau basis HTK. Kami masyarakat ekonomi rendah kebawah, bukan persoalan uang saja, akan tetapi bagaimana kami bisa dihargai dan dianggap ada dan merasa dekat tanpa batas,” tegasnya.

Baca Juga :  Dipondok Tinggi, Pendukung AJB-Zulhelmi Masih Loyal, Pendukung HM dan FS Berbagi. Desrianto : Anggota DPRD Asal Pondok Tinggi Juga All Out Dukung Fikar - Yos

“Untuk apa harta banyak, tetapi tidak dekat dengan masyarakat. Setiap masyarakat Tanah Cogok tertimpa musibah, selama ini kemana saja? Paling setidaknya hadir setiap acara pernikahan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Badril, yang juga merupakan warga Tanah Cogok. Ia menilai bahwa seharusnya dengan harta kekayaan yang mencapai Rp 900 Milyar lebih, ia telah berbuat banyak untuk masyarakat termasuklah diwilayah Tanah Cogok.

“Ataupun jika ingin pencitraan, ia seharusnya dari 5 tahun lalu telah pencitraan dengan dekat dan berbuat untuk masyarakat. Akan tetapi apa, hanya dalam bulan ini ia sibuk turun ke masyarakat dan berbelanja ke Balai – balai. Selama ini kemana saja?,” ucapnya.

Beberapa alasan diatas lah membuat Warga Tanah Cogok menunjukkan dukungan kuat terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3, Monadi-Murison dalam pemilihan kepala daerah mendatang. Salah satu alasan utama pemilih memilih pasangan ini adalah kedekatan mereka dengan masyarakat.

Calon Bupati Kerinci Monadi, sudah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, telah lama berinteraksi dengan warga terutama diwilayah Kecamatan Tanah Cogok semenjak ayahnya Murasman menjadi Bupati hingga saat ini. “Monadi coba lihat dari dulunya dan bukan dibuat – buat, selalu hadir jika tak ada halangan setiap ada undangan pernikahan. Begitu juga jika ada kerabatnya atau keluarganya di Tanah Cogok ada yang meninggal, ia turun langsung,” ujar Abdul Karim.

Baca Juga :  Hadi Suprapto Rusli : SAH dan H. Bakri Politisi Senayan Paling Berpotensi di Pilgub Jambi

Sehingga sambung tokoh pemuda Tanah Cogok ini, bahwa masyarakat merasakan kedekatan yang tanpa batas dan tanpa pandang pilih kasih antara masyarakat dengan calon pemimpin yang diinginkan. “Sekali lagi kami tegaskan, ini bukan persoalan uang, tapi bagaimana kita bisa dianggap ada. Itulah jiwa pemimpin yang kami harapkan,” tegasnya.

Begitu juga terhadap calon wakil bupati, Murison, yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, yang dinilai sudah banyak berbuat untuk para Guru terutama diwilayah Kecamatan Tanah Cogok.

“Monadi dan Murison selalu mendengarkan suara kami. Mereka tidak hanya menjanjikan program, tetapi juga turun langsung ke lapangan,” ujar salah satu warga Tanco.

Selain itu, pasangan ini berkomitmen untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Melalui program-program yang pro-rakyat dengan membawa slogan “Pejuang Petani” , mereka berharap bisa menciptakan Tanah Cogok yang lebih baik dan sejahtera.(Adi)

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Kerugian Hingga 620 Juta, Pemilik Juanda Cafe dan Biliar Dilaporkan ke Polisi
Bupati Monadi Wujudkan WTP Ke-11, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Keuangan
Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kerugian Hingga 620 Juta, Pemilik Juanda Cafe dan Biliar Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:44 WIB

Bupati Monadi Wujudkan WTP Ke-11, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Keuangan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru