Jasad Pendulang Emas yang Hanyut di Sungai Penetai Berhasil Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Jasad Edi Suparman Lubis (35) Warga Koto Dua Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh, Provinsi Jambi yang hanyut saat mendulang emas di Hutan TNKS Batang Merangin yakni Sungai Penetai beberapa hari lalu, akhirnya berhasil di evakuasi, sekitar pukul 22.30 WIB Sabtu (20/1/2024).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, dimana jasad Edi Suparman Lubis dilaporkan berhasil ditemukan pada hari Kamis (18/1/2024) dalam keadaan telah meninggal dunia. Selanjutnya, masyarakat dan pihak keluarga langsung berangkat melakukan evakuasi. Namun, medan yang terjal membuat proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama.

Setelah hampir 48 jam, akhirnya jasad edi berhasil dievakuasi dan langsung dibawa kerumah duka untuk dikebumikan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Peringati Hakordia 2025, Tegaskan Komitmen Bersama Basmi Korupsi

Kapolsek Batang Merangin, IPTU Julisman, dikonfirmasi membenarkan bahwa jasad Edi Suparman Lubis (35) yang hanyut di Sungai Penetai saat mendulang emas beberapa hari lalu akhirnya berhasil ditemukan. Dan Sabtu malam, telah berhasil dievakuasi melalui jalur Sungai menggunakan ban dalam mobil sebagai alat apung.

“Ya, jasad korban edi sudah berhasil dievakuasi lewat jalur air Sungaipenuh, lebih kurang memakan waktu 48 Jam, karena akses ke hutan sangat sulit dan terjal,” kata Kapolsek.

Setelah berhasil dievakuasi sambung Kapolsek, jasad Edi langsung diserahkan ke pihak keluarga korban. “Pihak keluarga Edi menerima atas kejadian ini dan menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis atau autopsi dengan menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum yang berlaku atas kejadian ini,” jelas IPTU Julisman.

Baca Juga :  Kenduri Sko Sungai Jernih, Bupati Kerinci Monadi Serukan Pelestarian Budaya Leluhur

Sementara itu sebelumnya bahwa, kabar Edi yang hanyut beberapa hari lalu, saat kondisi sungai yang deras dan ia sedang mendulang emas bersama teman – temannya.

Tim Sar Gabungan yang dikabarkan dipimpin kepala Basarnas Cornelis bersama Cabang Olahraga FAJI (Federasi Arum Jeram Indonesia) terdiri dari komunitas Kerinci, Sungaipenuh, Bangko, Sarolangun, Muara Bungo, Muara Jambi ikut dalam pencarian hingga dibagi beberapa tim sampai mengisisir simpang sungai Batang Asai Sarolangun. Namun, akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru