Pemkab Kerinci Peringati Hakordia 2025, Tegaskan Komitmen Bersama Basmi Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI — Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Inspektorat Daerah menggelar Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 di Ruang Pola Lantai 2 Kantor Bupati Kerinci. Mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Bupati Kerinci, Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Kepala OPD, pejabat struktural, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Sebagai bagian dari rangkaian Hakordia, Inspektorat Daerah turut menghadirkan sesi Sosialisasi Anti Korupsi dengan menghadirkan aparat penegak hukum sebagai narasumber utama. Pada kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan wawasan strategis terkait pencegahan hingga penindakan tindak pidana korupsi.

Kajari Sungai Penuh, Robi Harianto, dalam sambutannya memaparkan strategi penegakan hukum dan upaya pencegahan korupsi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Sementara itu, Haris, Kasubsi Intelijen Kejari Sungai Penuh, menekankan pentingnya deteksi dini potensi tindak pidana korupsi serta penanaman nilai integritas bagi ASN.

Dari unsur kepolisian, Haryadi, Penyidik Sat Reskrim Polres Kerinci, turut menjelaskan pola-pola tindak pidana korupsi yang kerap terjadi serta langkah penindakan oleh kepolisian.

Baca Juga :  Anwar Hasan, Perencana Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Berjaya di Ajang Bergengsi PIA 2023

Inspektur Inspektorat Kerinci, Zufran, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang hadir serta menegaskan bahwa momentum Hakordia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi pengingat bersama tentang pentingnya membangun budaya integritas di lingkungan pemerintahan.

“Hari Anti Korupsi bukan hanya peringatan simbolik. Ini adalah refleksi bagi kita semua bahwa kepercayaan publik dibangun dari integritas dan tanggung jawab dalam bekerja. Pengawasan bukan berarti mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap proses dijalankan sesuai aturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.” ucapnya.

Ditambahkannya bahwa, sebagai tindak lanjut dari peringatan Hakordia, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Inspektorat bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Polres Kerinci, dan Dinas PMD meluncurkan Lomba Tertib Administrasi Pengelolaan Keuangan Desa.

Program ini bertujuan untuk: meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dana desa, mendorong tertib administrasi dalam tata kelola desa, serta memperkuat sinergi pengawasan lintas lembaga.

“Melalui lomba ini, desa-desa di Kabupaten Kerinci diharapkan mampu menjadi percontohan dalam pengelolaan keuangan yang baik, efisien, dan bebas dari potensi penyimpangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan IDI, Wabup Murison Dorong Profesionalisme dan Inovasi Layanan Kesehatan

Lebih lanjut, Zufran menjelaskan bahwa Inspektorat tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi antara Inspektorat, Kejaksaan, Kepolisian, DPRD, OPD, hingga pemerintah desa sangat diperlukan untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan pola kerja pemerintahan yang bersih.

“Pemberantasan korupsi adalah kerja kolektif. Ketika semua unsur bergerak dalam satu komitmen, maka kita mampu menghadirkan pemerintahan yang memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menutup komentarnya, Zufran berharap rangkaian kegiatan Hakordia 2025, termasuk Tertib Administrasi Pengelolaan Keuangan Desa, dapat menjadi dorongan nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola di setiap desa dan OPD.

Sementara itu Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Momentum Hakordia 2025 ini kita jadikan pendorong untuk memperkuat integritas dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, demi Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera,” tegas Bupati.

Dengan pelaksanaan serangkaian kegiatan ini, Pemkab Kerinci menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pelayanan publik yang bebas dari korupsi sekaligus memperkuat budaya antikorupsi di seluruh lini pemerintahan daerah.(Adi)

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Bupati Monadi Launching QR Code Kotak Amal Terintegrasi
Bank Jambi Ucapkan Selamat HUT Ke-61 Wabup Murison
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Berita Terbaru