Belum Membaik, Simpatisan Fikar – Yos yang Terkena Lemparan Batu Dirujuk ke Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 November 2020 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Dina (20), korban luka akibat lemparan batu saat aksi penghadangan kampanye Pasangan Calon Walikota Sungaipenuh nomor urut 2, Fikar Azami – Yos Adrino di Koto Baru Kamis kemarin, 12 November 2020, hingga kini masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit.

Hingga kini, kondisi Dina terbaring di Rumah Sakit. Luka di bagian wajah akibat lemparan batu tersebut belum membaik.

Informasinya, Jumat sore, 13 November 2020, Dina akan dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Baca Juga :  Semangat Anak Muda, Fikar Lantik Millenial 6 Desa Koto Baru

Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Koto Baru Fikar Azami – Yos Adrino, Elsis Rimijoyo membenarkan hal itu. Ia mengatakan, Dina yang dirawat di Rumah Sakit MHA Thalib Kerinci akan dirujuk ke salah satu Rumah Sakit di Padang, pada sore ini, karena kondisi korban belum membaik.

“Sore ini korban akan di bawa ke Padang. Kita berdoa semoga ananda Dina cepat diberikan kesembuhan,” ujarnya.

Di sisi lain, Elsis Rimijoyo menegaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan kasus penghadangan yang telah memakan korban ini ke Polres Kerinci. Ia berharap polisi bisa segera bertindak dan mengusut tuntas kasus ini.

Baca Juga :  Bantah Timbun Material Normalisasi Batang Bungkal untuk Keperluan Pribadi, Begini Penjelasan Dinas PUPR

“Kasus ini sudah dilapor ke polisi. Jadi, kita berharap pihak kepolisian untuk bertindak dan menangkap pelaku,” ungkapnya.

Anak Jantan 9 Luhah Koto Baru, Yusrizal juga mengungkap hal senada. Ia berujar sangat menyayangkan terjadinya aksi penghadangan yang berujung rusuh dan memakan korban tersebut.

Ia berharap pihak kepolisian segera mengusut masalah ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi, karena sangat menciderai demokrasi di Kota Sunhaipenuh ini.

“Pihak kepolisian silahkan diminta untuk mengusut kasus ini sampai tuntas. Agar ada efek jera dan tidak terulang lagi ke depannya,” ujarnya.

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Berita Terbaru