Video Pernyataan Bupati Monadi Viral, Ini Penjelasan Lengkap dan Respons Camat Depati Tujuh

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Sebuah rekaman video berdurasi lebih dari 20 menit yang menampilkan pidato Bupati Kerinci, Monadi, saat penyerahan mesin bajak sawah pada 29 Oktober lalu di Pahlawan Belui, Kecamatan Depati Tujuh, menjadi viral dan memicu perbincangan hangat di media sosial.

Dalam video tersebut, Bupati Monadi memberikan arahan kepada Camat Depati Tujuh yang baru, termasuk pesan agar tidak hanya berdiam diri di belakang, tetapi turun langsung berada di tengah masyarakat. Ia juga mencontohkan pengalamannya saat pernah menjabat sebagai Camat Depati Tujuh.

Namun perhatian publik tersedot pada bagian pidatonya yang menyinggung hubungan Camat dengan Kepala Desa terkait biaya tanda tangan administrasi. Monadi sempat mengucapkan angka tertentu yang kemudian diikuti dengan nasihat kepada sang Camat agar bersikap bijak.

Potongan pernyataan tersebut memicu berbagai tanggapan miring dari warganet. Sebagian menilai ucapan itu seolah membenarkan praktik penerimaan uang tidak resmi dalam layanan administrasi pemerintahan.

Baca Juga :  Puluhan Kepsek SD dan SMP Dilantik, Bupati Adirozal : Berikan Suatu yang Bermanfaat Selama Jadi Kepsek

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Monadi menegaskan bahwa ucapannya pada saat itu hanyalah guyonan dan bentuk keakraban, bukan pernyataan resmi. Ia menyebut bahwa sebelum acara berlangsung, ia telah meminta agar pidato tersebut tidak direkam karena sifatnya hanya candaan internal.

“Itu hanya bahasa guyonan dan keakraban di lokasi. Sudah saya sampaikan juga saat itu bahwa tidak untuk direkam,” tegas Monadi.

Di balik viralnya video tersebut, Bupati Monadi menegaskan bahwa pesan utama yang ingin ia sampaikan adalah agar pejabat kecamatan dan desa tidak memiliki pola pikir yang selalu dikaitkan dengan uang dalam setiap urusan pelayanan. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, dan tanpa pungutan tidak resmi.

Ia juga menekankan sejumlah poin penting, seperti:

Kantor desa harus buka tepat waktu, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Urusan administrasi harus cepat, tidak boleh berlarut-larut tanpa tindak lanjut.
Persoalan sampah di desa-desa wilayah Depati Tujuh harus ditangani dengan solusi yang cepat dan tepat.

Baca Juga :  Reshuffle, Diutamakan isi yang Kosong, Adirozal : Jangan Ada Yang Jual Beli Jabatan

Camat Depati Tujuh: “Semua Urusan Administrasi di Kantor Camat Gratis”

Menanggapi isu yang berkembang, Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, turut memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa sejak dirinya menjabat, seluruh layanan administrasi di Kantor Camat Depati Tujuh diberikan 100 persen gratis tanpa pungutan biaya apa pun. “Sejak saya menjabat, semua urusan administrasi di Kantor Camat Depati Tujuh gratis dan tidak dipungut biaya. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, sesuai arahan Bupati,” ujar Indra Hermawan.

Ia menambahkan bahwa pihak kecamatan berupaya mempercepat proses layanan, meningkatkan transparansi, dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya sesuai standar pelayanan publik yang berlaku.

Dengan penjelasan dari Bupati Monadi dan klarifikasi dari Camat Depati Tujuh, pemerintah kecamatan berharap isu tersebut tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman, serta fokus utama dapat kembali diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi
Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Camat Depati VII Indra Hermawan Imbau Warga Gunakan Masker, Jaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara
Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus
Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini
Kerinci Negeri Seribu Budaya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Keindahan Alam
Tiga Bulan Lagi, Siapa Pimpin Tirta Sakti Kerinci? Mario dan Andi Masuk Bursa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kapolres Kerinci Berganti, Ini Sosok yang Ditunjuk Polda Jambi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dinkes Kerinci Beri Penghargaan Pegawai Teladan Semester I, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Kerinci, Negeri Seribu Cerita: Jejak Megalitikum Ribuan Tahun Masih Tersimpan hingga Kini

Berita Terbaru