Bupati Kerinci Monadi Hadiri Sidang Penetapan WBTB Indonesia 2025: “Kuluk Kerinci” Lolos ke Tahap Penentuan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, JAKARTA – Bupati Kerinci, Monadi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, dijadwalkan menghadiri Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak benda (WBTB) Indonesia Tahun 2025, yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud ristek).

Kegiatan bergengsi tingkat nasional ini berlangsung pada 5–11 Oktober 2025 di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan, dengan jadwal khusus untuk Provinsi Jambi pada Kamis, 9 Oktober 2025 pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Dalam sidang tersebut, Kabupaten Kerinci menjadi salah satu daerah yang membawa harapan besar dengan karya budaya unggulannya, “Kuluk Kerinci”, yang mewakili kategori Kemahiran Kerajinan Tradisional. Karya budaya ini berhasil melaju ke tahap sidang penetapan nasional, setelah melalui proses seleksi ketat di tingkat provinsi dan nasional oleh para ahli warisan budaya.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang diraih karya budaya daerah ini. Ia menilai bahwa keikutsertaan Kuluk Kerinci dalam Sidang Penetapan WBTB bukan sekadar ajang pengakuan nasional, tetapi juga momentum untuk meneguhkan jati diri masyarakat Kerinci sebagai pewaris budaya luhur.

Baca Juga :  Program Bedah Rumah dan Semalam di Rumah Wali Kota Padang Hendri Septa di Bulan Ramadhan

“Kuluk Kerinci bukan hanya benda warisan nenek moyang, tetapi cermin dari perjalanan panjang masyarakat kita dalam menjaga nilai, adat, dan identitas. Di balik setiap helai anyaman kuluk, tersimpan pesan moral, etika, serta semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Kerinci sejak dahulu,” ujar Monadi dengan penuh makna.

Bupati Monadi menegaskan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Melestarikan budaya adalah bentuk tertinggi dari cinta tanah air. Kita tidak bisa membangun masa depan yang kuat tanpa menghormati akar sejarah dan budaya kita sendiri. Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus memperkuat sektor kebudayaan melalui pembinaan, pelatihan, dan promosi karya budaya daerah agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” tambahnya.

Baca Juga :  dr. H. Syafrial Resmi Nahkodai RSUD Bukit Kerman, Bawa Semangat Baru Pelayanan Kesehatan di Kerinci

Lebih jauh, Monadi berharap agar generasi muda Kerinci turut mengambil peran aktif dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. “Saya ingin anak-anak muda Kerinci bangga memakai dan mengenalkan Kuluk Kerinci, bukan hanya sebagai simbol tradisi, tetapi juga sebagai inspirasi kreativitas dan ekonomi kreatif. Jika budaya ini dilestarikan dengan cinta dan pengetahuan, maka ia akan menjadi kekuatan besar yang mampu mengangkat martabat daerah hingga tingkat nasional bahkan dunia,” tutupnya dengan penuh harapan.

Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025 ini diikuti oleh berbagai daerah dari seluruh provinsi di Indonesia. Penetapan karya budaya ke dalam daftar WBTB bertujuan untuk memastikan perlindungan, pelestarian, serta pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus bangsa.

Dengan masuknya Kuluk Kerinci dalam sidang penetapan, Kabupaten Kerinci kian memperkuat posisinya sebagai daerah kaya tradisi dan budaya, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata yang berkelanjutan.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru