Air Mata dan Tawa di Rumah Dahlia, Kisah Haru TKW Kerinci Disambut Bupati Monadi

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Di sebuah rumah sederhana di Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Selasa (12/8/2025), suasana haru bercampur lega menyelimuti keluarga Dahlia Purnama Sari. Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kerinci ini baru saja menjejakkan kaki kembali di tanah kelahiran, setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan dan dugaan kekerasan di Malaysia.

Hari itu, bukan hanya keluarga yang menyambutnya. Bupati Kerinci, Monadi, datang langsung membawa bantuan, senyum, dan telinga yang siap mendengarkan. Ia hadir bersama Kepala Dinas Sosial Juanda Sasmita, Kabid Depnaker Suhaidir, dan Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka.

Dahlia bercerita dengan suara lirih dan terbata-bata. Selama bekerja di negeri jiran, ia hanya diizinkan beristirahat dua jam sehari. Tekanan berat, ancaman, dan dugaan pemukulan menjadi bagian dari hari-harinya. Trauma itu masih terlihat jelas di matanya—mata yang pernah belajar menahan tangis di negeri orang.

Monadi mendengarkan tanpa memotong, matanya ikut berkaca-kaca. Namun, ia tahu bahwa luka batin tidak bisa disembuhkan dengan air mata semata. Sesekali ia melontarkan candaan ringan. Satu momen yang membuat keluarga tersenyum adalah ketika ia menawarkan pisang kepada Dahlia. Pisang pertama habis, pisang kedua ia patahkan dua—setengah untuk Dahlia, setengah lagi untuk dirinya. Tawa pun pecah, menembus lapisan duka yang menahan suasana.

“Meski Dahlia berangkat secara ilegal, saya sebagai pemimpin tetap bertanggung jawab dan peduli. Saya berharap warga Kerinci yang ingin bekerja di luar negeri lebih berhati-hati, pilih jalur resmi dan pastikan semua prosesnya legal,” pesan Monadi, tegas namun lembut.

Koordinator P4MI Jambi, Deliyus Eka Saputra, SH, menambahkan, pihaknya bersama Kementerian Pekerja Migran Indonesia telah meminta KBRI di Malaysia memanggil agen yang memberangkatkan Dahlia untuk mempertanggungjawabkan dugaan penyiksaan tersebut.

Bagi Dahlia, kunjungan ini bukan sekadar pemberian bantuan. Ini adalah pelukan hangat dari kampung halaman—pelukan yang berkata, “Kamu tidak sendirian, kami ada untukmu.” Di tengah pahitnya pengalaman bekerja di negeri orang, hari itu ia pulang dengan bekal baru: harapan. (Adi)

Baca Juga :  KONI Kerinci Gelar Rapat Koordinasi dan Konsultasi Cabor Tahun 2025, Tegaskan Komitmen Majukan Olahraga Daerah

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru