Api Nyaris Lahap Pemukiman, Damkar Tak Kunjung Datang, Warga Padamkan Api dengan Air Aqua

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Kebakaran rumpun bambu yang terjadi di Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Rabu (11/6), nyaris berubah menjadi bencana besar. Api yang berkobar tak jauh dari pemukiman itu dibiarkan membesar tanpa bantuan satu pun mobil pemadam kebakaran. Warga pun harus mengambil risiko besar, memadamkan api hanya dengan kayu dan air kemasan.

Dalam kondisi darurat, warga langsung menghubungi pihak Damkar Kabupaten Kerinci. Panggilan dilakukan berulang kali, mulai dari menghubungi Kasat Pol PP dan Damkar hingga Kabid Damkar. Namun, jawaban yang diterima sangat mengecewakan.

“Mereka bilang mobil dalam perjalanan. Tapi nyatanya sampai dua jam lebih kami tunggu, tak ada satu pun damkar yang datang. Ini bukan sekadar keterlambatan, ini pembohongan publik,” ujar Gafar, seorang warga dengan nada geram.

Baca Juga :  Wabup Murison Dilantik sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI, Boy Edwar Pimpin PMI Kerinci Masa Bakti 2025–2030

Warga yang berkumpul di lokasi sempat terdokumentasi berdiri di dekat kobaran api, menunggu bantuan yang tak kunjung tiba. Beberapa dari mereka bahkan terlihat putus asa sambil terus memantau api yang menjilat dedaunan kering dan bambu.

Karena situasi semakin mengkhawatirkan, warga akhirnya bergotong-royong memadamkan api menggunakan alat seadanya yakni dengan kayu dan bahkan air mineral dalam botol. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menyambar rumah warga.

Berdasarkan pantauan dilapangan, api mulai besar dari pukul 18.00 Wib, namun api berhasil dipadamkan pada pukul 21.00 wib.

Baca Juga :  Intruksi Mahasiswa IAIN Kerinci

Tuntut Evaluasi Pejabat Terkait

Merasa dikhianati oleh lambannya respons petugas, warga kini mendesak Bupati Kerinci untuk mengevaluasi kinerja Kasat Pol PP dan Damkar serta Kabid Damkar.

“Kami tidak mau kejadian seperti ini terulang. Nyawa dan rumah kami dipertaruhkan karena kelalaian dan ketidakjujuran pejabat. Kami minta Bupati bertindak tegas,” ungkap warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Damkar maupun Pemkab Kerinci. Sementara warga masih menyisakan trauma dan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut.(Adi)

Berita Terkait

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya

Berita Terbaru