Pasca Disidak Dewan, Kejari Diminta Periksa Kadis PUPR Sungai Penuh Terkait Jalan Depan Gedung Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 4 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Pasca sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh di jalan batu andesit depan Gedung Nasional Sungai Penuh pada Senin (29/4/2024) lalu.

Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, diminta untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kadis PUPR Sungai Penuh. Pasalnya, itu sebagai bentuk bukti bahwa jalan batu andesit tersebut diduga kuat terjadinya syarat korupsi.

Seperti disampaikan Yudi, salah seorang aktivis Kerinci dan Sungai Penuh. Dimana, pasca disidak Dewan, terdapat temuan dimana jalan tersebut sudah banyak yang terlepas dan bergelombang karena longgar. Padahal, proyek tersebut baru selesai beberapa bulan.

“Tentunya ini jelas sudah adanya penyelewengan dalam pengerjaan, maka kita minta agar Kejari Sungai Penuh untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kadis PUPR Sungai Penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Viral !!! Aksi Cawako Nomor Urut 2 Fikar Azami Naik Sepeda Motor RX King Saat Blusukan Ke Lokasi

Dimana diketahui sbelumnya, bahwa Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di jalan depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Senin (29/4/2024) lalu. Hal itu dilakukan mengingat jalan yang baru selesai dibangun itu mengalami kerusakan.

Seperti Batu Andesit yang mengantikan aspal sudah banyak yang terlepas dan bergelombang karena longgar. “Ya, tadi kita sidak di jalan depan Gedung Nasional,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh, Mulyadi Yacub.

Katanya, dari hasil sidak yang dilakukan, kondisi jalan depan gedung Nasional memang mengalami kerusakan. Karena masih tahap perawatan mereka meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki. “Perbaikannya kita minta dibongkar terlebih dahulu, baru pasang kembali batu andesitnya,” ungkap Mulyadi.

Baca Juga :  Nekat..! Lokasi Pengambilan Sumpah Diatas Al - Qur'an Oleh Tim AZAS di Posko Kecamatan Kumun dan Rumah PNS

Ia juga mengakui, kondisi jalan tersebut yang baru selesai dibangun awal 2024, mengalami kerusakan meski telah beberapa kali diperbaiki. “Makanya kali ini kita minta dibongkar semuanya terlebih dahulu. Sebelumnya perbaikannyakan hanya menganti yang lepas saja,” ungkapnya.

Katanya lagi, kondisi ini apakah karena pekerjaan yang salah karena pengawasan yang kurang atau memang karena perencanaan yang salah. “Jadi ini juga perlu kita ketahui nantinya,” tambahnya.(Adi)

Berita Terkait

Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi
Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

Kamis, 24 September 2026 - 21:57 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

Selasa, 22 September 2026 - 22:09 WIB

Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Berita Terbaru