Pernyataan Wako Ahmadi Terkait Bantuan Banjir Dinilai Singgung Masyarakat Miskin

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Beberapa hari terakhir ini, viral di media sosial video singkat terkait pernyataan Wali Kota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir, menerangkan terkait bantuan banjir yang ada di Kota Sungai Penuh.

Dimana dalam video tersebut, Wali Kota menyampaikan “Jadi kalau ada masyarakat mengatakan bahwa mengapa kami dapat sedikit (Bantuan, red), itulah pembagian meratanya, memang seperti itu. Kalau sepenuhnya itu bukan bantuan, itu menghidupkan namanya,” ucap wako dalam video tersebut.

Dengan pernyataan Wako Ahmadi tersebut, menjadi sorotan para aktivis dan masyarakat. Dimana, mereka menilai pernyataan Wako Ahmadi tersebut, seolah-olah merendahkan masyarakat miskin.

Baca Juga :  Buka Bersama Hingga Rayakan Ultah, Monadi - Murison dan Alfin - Azhar Sinyal Positif Masa Depan Kerinci dan Sungai Penuh

Seperti disampaikan Yedi Hermawan, salah seorang Aktivis di Kerinci dan Sungai Penuh. Dimana pernyataan Walikota Sungai Penuh terkait keluhan masyarakat yang terdampak banjir ini seolah merendahkan masyarakat. “Wajar kalau masyarakat mengeluh, karena beberapa kejadian penyelewengan bantuan memang terjadi di lingkungan kita, bantuan yang tidak sampai, tidak merata pembagiannya, itu memang kita temukan di masyarakat,” tegasnya.

Dan sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk melayani dan mengayomi masyarakat, apalagi dalam situasi seperti belum ini hampir Ribuan rumah warga terendam banjir.

“Seharusnya, sebisanya mungkin statement yang disampaikan itu yang bisa menenangkan, yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Jangan memberikan pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversial, apalagi memberikan gimmick berlebihan yang tujuannya cuma untuk popularitas semata,” ucapnya.

Baca Juga :  Foto Ahmadi - Al Haris dan Grup WA Koto Keras Heboh, Cari Yang Terbaik, Ahmadi Tak Dukung Syafril Nursal

Hal senada disampaikan Adri, warga Sungai Penuh. Dimana, ditengah – tengah masyarakat yang sedang terkena bencana, meksipun ada salah seorang warga yang menyampaikan hal yang menyinggung, seharusnya sebagai Kepala Daerah tidak perlu membuat statement seperti itu.

“seharusnya tidak perlu ditanggapi, teruslah berbuat untuk menangani soal bencana yang ada di Sungai Penuh, sehingga biarkan masyarakat yang menilai. Ini malah, seolah-olah merendahkan masyarakat miskin yang terkena bencana banjir,” pungkasnya.(adi)

Berita Terkait

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi
Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro
Semarak Pawai Pembangunan dan Barisan Indah Sambut HUT RI ke-81 di Sungai Penuh
Semarak HUT ke-81 RI, Karyawan dan Karyawati Bank Jambi Cabang Kerinci Ikuti Upacara dan Lomba 17 Agustus
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

LSM Semut Merah Desak Penindakan Rokok Ilegal di Jambi, Kemenkeu Janji Turun ke Lapangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi

Berita Terbaru