Banjir Bandang dari TPAS RPT, Bukti Nyata Alih Fungsi Perbukitan Jadi Bangunan Picu Bencana

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto : Ilustrasi

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI — Banjir bandang dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Renah Padang Tinggi (RPT) yang terletak di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi, terjadi pada beberapa hari lalu. Luapan air bercampur material sampah menerjang peladangan, jalan hingga pemukiman warga di sekitar aliran sungai dan menimbulkan kerusakan serta kekhawatiran masyarakat.

Peristiwa ini disebut-sebut sebagai dampak langsung dari alih fungsi perbukitan di sekitar wilayah tersebut yang selama beberapa tahun terakhir dijadikan area pembangunan yakni tempat pengelolaan sampah. Hilangnya vegetasi alami yang berfungsi sebagai penyerap air menyebabkan limpasan air hujan meningkat drastis saat hujan deras mengguyur kawasan itu selama lebih dari lima jam.

Baca Juga :  Caleg DPR RI Adirozal Gandeng Palito Tuo Padang Panjang Serahkan Ratusan Paket Bantuan Bencana

Menurut salah satu warga, Yudi, ini bukan kali pertama daerah mereka dilanda banjir, namun kejadian kali ini tergolong parah. “Dulu sebelum tempat pengolahan sampah didirikan dan diratakan untuk bangunan, tidak pernah ada banjir sebesar ini. Sekarang setiap hujan lebat, kami was-was,” ujarnya.

Baca Juga :  Terkait Dugaan TPPU Rp.15, 7 Milyar, Walikota Sungai Penuh dan Kroninya Resmi Dilaporkan ke Polda Jambi

Ditegaskannya bahwa, faktor alih fungsi lahan sangat berpengaruh pada kestabilan ekosistem. Seharusnya ini akan jadi perhatian serius ke depan oleh Pemerintah Daerah termasuk DPRD Kota Sungai Penuh.

Aktivis lingkungan setempat juga menyerukan penghentian pembangunan di area perbukitan yang masih tersisa serta mendorong rehabilitasi hutan kecil yang sempat dibuka. Mereka menilai TPAS RPT tidak layak berada di kawasan rentan bencana dan meminta pemindahan lokasi ke tempat yang lebih aman dan strategis.(Adi)

Berita Terkait

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi
Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro
Semarak Pawai Pembangunan dan Barisan Indah Sambut HUT RI ke-81 di Sungai Penuh
Khidmat, Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh Penuh Semangat Kebangsaan
Wako Alfin Terima Penghargaan Pendidikan Terbaik II Regional Sumatera, Sungai Penuh Raih Insentif Fiskal Rp1,5 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro

Berita Terbaru