Sering Mendapat Hujatan dan Fitnah di Medsos, Fiyos Belum Terniat Laporkan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2020 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Postingan berbau fitnah, ujuran kebencian dan SARA banyak dilakukan netizen di media sosial menjelang Pilkada 2020.

Akhir-akhir ini, pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh nomor urut 2, Fikar Azami dan Yos Adrino juga merasakan banyaknya fitnah, ujaran kebencian dan hujatan yang tertuju kepada mereka di lini masa media sosial.

Meski diserang sedemikian rupa, namun pasangan calon dengan jargon Muda Membangun ini belum berniat untuk melaporkan ke pihak berwenang.

Hal ini dikatakan okeh Tim Kuasa Hukum paslon Fikar Azami dan Yos Adrino, M.Yusuf. Ia mengaku lebih fokus turun ke masyarakat mengkampanyekan program ketimbang sibuk mencari kesalahan pihak rival.

Dia menjelaskan, ada banyak bukti postingan dan percakapan di medsos yang berbau fitnah, ujaran kebencian dan hujatan kepada kliennya. Itu terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Optimis dan Tetap Waspada dalam Kerangka APBN 2023

“Buktinya sudah kita dokumentasikan, hanya saja pihak klien kita belum ada niat untuk melaporkan. Namun, sewaktu-waktu jika diharuskan dan diperlukan kita siap membuat laporan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua Tim Pemenangan Fikar-Yos, Aspar Nasir. Kata dia, kontestasi Pilwako ini bukan lah sebuah perang antar kandidat dan simpatisan yang harus saling fitnah, saling hujat dan menebar kebencian. Namun, bagaimana caranya masing-masing paslon meyakinkan masyarakat bahwa mereka adalah pilihan yang tepat dan layak memimpin Kota Sungaipenuh untuk periode yang akan datang.

“Yang lebih penting adalah paslon kita Fikar-Yos bisa turun ke tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, pikirkan dan bisa memberi solusi dengan program yang jelas dan terukur,” ujarnya.

Baca Juga :  Terkait Dugaan TPPU Rp.15, 7 Milyar, Walikota Sungai Penuh dan Kroninya Resmi Dilaporkan ke Polda Jambi

Selain itu, alasan pihaknya belum berniat melaporkan fitnah dan ujaran kebencian tersebut, karena menghindari munculnya penilaian masyarakat bahwa mereka adalah gambaran pemimpin yang otoriter.

“Jangan sampai kita disebut calon pemimpin yang otoriter. Belum menjadi Walikota saja kita sudah menggebu-gebu ingin melaporkan masyarakat. Apalagi melaporkan dan memenjarakan keluarga sendiri,” kata.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini hanya fokus turun ke masyarakat, mengkampanyekan program, menyerap aspirasi masyarakat dengan santu dan damai tanpa arogansi.

“Paslon kita Fikar-Yos juga terus mengajak dan mengimbau seluruh tim dan simpatisan untuk tetap fokus, tidak terpancing dengan posting-posting hujatan. Tetap mengedepankan politik yang baik dan santun,” tutupnya. ()

Berita Terkait

Wako Alfin Ikuti Rakor Nasional Mitigasi Kekeringan 2026
Demi Keselamatan, Pemkot Tegas Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah
Tingkatkan PAD, Pemkot Sungai Penuh Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan Sejak Dini
Sungai Penuh Luncurkan e-Media, Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Publik
Wako Alfin Pantau Pasar Tanjung Bajure, Serap Aspirasi Pedagang
Pastikan Pasar Tertib, Wawako Azhar Hamzah Turun Langsung ke Pasar Tanjung Bajure
Wawako Azhar Hamzah Tinjau Pasar, Pastikan Penataan Berjalan Optimal
Bank Jambi Pastikan Pencairan THR ASN Tetap Lancar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:08 WIB

Wako Alfin Ikuti Rakor Nasional Mitigasi Kekeringan 2026

Minggu, 12 April 2026 - 14:07 WIB

Demi Keselamatan, Pemkot Tegas Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah

Minggu, 12 April 2026 - 13:52 WIB

Tingkatkan PAD, Pemkot Sungai Penuh Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan Sejak Dini

Minggu, 12 April 2026 - 13:40 WIB

Sungai Penuh Luncurkan e-Media, Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Publik

Sabtu, 11 April 2026 - 14:28 WIB

Wako Alfin Pantau Pasar Tanjung Bajure, Serap Aspirasi Pedagang

Berita Terbaru