Cerita Syafril Tiba Di Kampung Halaman, Mata Berkaca-kaca Hingga Citra Masa Kecil ‘Icap’

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2020 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Angin berhembus semilir, dinginnya pagi dengan udara segar sangat terasa ditengah ramainya warga yang tetap menerapkan protokol kesehatan saat sampai di sekitar Jalan Raya, Desa Koto Keras, Sungai Penuh, Jumat 18/09/20.

Suara warga berbincang-bincang dengan sesamanya amat terdengar saat tiba di Desa yang berada di Kecamatan Pesisir Bukit Tersebut. Tiba-tiba hening seketika, saat anak jantan Koto Keras, Syafril Nursal, turun dari mobil tiba di kampung halamannya tersebut.

Suara lantunan sholawat terdengar berkumandang, kain putih sorban diberikan sebagai penanda pernghormatan, tari sekapur sirih oleh anak batino untuk penyambutan kembalinya Syafril Nursal ke kampung halamannya. Mata Syafril terlihat berkaca-kaca lantaran terharu.

Baca Juga :  Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?

“Beliau pulang kampung. Sampai disini (Koto Keras),” kata tokoh adat Desa Koto Keras Armidis saat Syafril tiba di Koto Keras.

Armidis menceritakan dihadapan Syafril beserta rombongan bahwa semasa Syafril kecil, rumah Syafril dibelakang rumahnya. Sehingga ia sangat mengenal dan memantau bagaiman perkembangan dan pertumbuhan Syafril. Ia menyebut bahwa Syafril merupakan anak yang sangat sopan, santun dengan siapapun dan sangat patuh terhadap orang tuanya. Saat duduk dibangku Sekolah Dasar Syafril juga sangat berprestasi.

Baca Juga :  Desa Siulak Gedang Lamo Mantapkan Barisan Bersama Monadi - Murison

“Jadi semasa kecil beliau, beliau ini sangat sopan. Beliau patuh kepada orang tua. Begitu beliau sampai kekampung halaman banyak kenangan yang beliau ingat. Dari dulu kami memantau. Semasa sekolah SD beliau berprestasi, SMP beliau berprestasi,” ujarnya.

Armidis menambahkan bahwa nama panggilan Syafril dikampung lebih sering disapa ‘Icap’. Bahkan, kata dia, warga banyak yang mendoakan keberhasilan saat mengetahui Icap ikut tes untuk masuk Akabri. Saat ini, warga juga mendoakan agar Syafril dimudahkan, berhasil dan diberikan kemenangan oleh Allah SWT dalam Pilkada Jambi 2020.

“Waktu Akabri kita sudah mendoakan,” ucapnya.

Berita Terkait

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Al Haris Respon Cepat Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo, Publik Bertanya: Janji yang Kesekian Kalinya?
Ini Perkiraan Harga Tiket Batik Air Muara Bungo–Jakarta
Batik Air Rute Muaro Bungo–Jakarta Resmi Dimulai, Ini Jadwalnya Hingga Jumlah Penumpang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:37 WIB

Tender RSUD Kerinci Tuntas, Bupati Monadi: Hadiah Bahagia untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 13:30 WIB

Ajang Bergengsi Tuai Kontroversi, Para Juara Asia MX Kecewa Hadiah Tak Sesuai

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 11:25 WIB

Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Berita Terbaru