Penjelasan Kades dan Kadiskes Terkait Warga Kerinci Dimakamkan Malam Hari Dengan Protokol Covid 19

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2020 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, pada Sabtu (25/04/2020) kemarin, dihebohkan dengan adanya salah seorang warga Kerinci yang dimakamkan oleh tim medis dengan berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) seperti pasien terpapar covid – 19.

Pemakaman yang dilakukan dimalam hari tersebut, dilakukan langsung oleh protokol tim medis dari Dinas Kesehatan Kerinci yang dikawal ketat pihak Kepolisian.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Sebukar, Syukran, membenarkan jika tadi malam ada pemakaman warganya yang meninggal di RSUD M Djamil Padang. ” Iya memang ada warga saya yang dimakamkan dengan standar Covid malam tadi,” ujar Syukran.

Menurutnya, jenazah yang di makamkan di Sebukar ini merupakan pasien dari Rumah sakit M. Djamil Padang.

Dia menyebutkan, Memang almarhum ini kena penyakit sudah lama yaitu penyakit bawaan sejak kecil. Lalu keluarga memilih untuk berobat ke Rumah Sakit Hospital Semen Padang untuk penyembuhan almarhum.

Baca Juga :  Gerak Cepat Satgas Tanggap Darurat Kerinci Langsung Telusuri Penyebab Banjir di Desa Semumu

Lantaran di suruh pulang oleh pihak Rumah Sakit Semen Padang, dan untuk kembali pada hari Selasa mendatang maka pihak keluarga memilih untuk tinggal di Padang dulu. “Mereka tinggal di dekat Rumah Sakit M.Djamil,” jelasnya.

Namun Jumat malam penyakit yang bersangkutan kambuh. Pihak keluarga membawanya ke RS M Djamil.

“Karna Padang zona merah, seluruh pasien yang meninggal di RS dipadang dilakukan standar Protokol covid 19, untuk lebih jelas menunggu konfirmasi dari satgas kabupaten,” katanya.

Bahkan ditegaskan Kades, bahwa saat almarhum dirawat di RS Semen Padang, sudah dilakukan rapid tes dan hasilnya negatif. Namun karna Padang zona merah, seluruh pasien yang meninggal di RS dipadang dilakukan standar Protokol covid 19.

Baca Juga :  Wabup Kerinci Ami Taher Jadi Irup Harhubnas Nasional ke 48

“sedangkan yang dari RS M Jamil, sama sekali belum ado hasil swab. Jika ada yang mengatakan positif, mohon tunjukan hasil dan informasinya dari mana? Agar tidak menjadi fitnah terhadap keluarga Almarhum,” tegasnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Kerinci, Hermendizal, dikonfirmasi mengatakan bahwa memang pihaknya telah mendapatkan informasi dari RS Padang, bahwa agar penanganan almarhum dilakukan sistim protokol covid 19, dan itu telah dilakukan.

“Hal itu dilakukan, untuk menghindari dan mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari,” ujarnya.

Bahkan Hermendizal menegaskan, bahwa hingga sejauh ini pihaknya belum menerima hasil bahwa pasien terpapar covid 19 apa tidak, karna tetap harus menunggu hasil swab yang dilakukan.

“Hasil swab itukan keluarnya paling cepat Tiga hari, jadi kita menunggu hasil itu dari Padang,” singkatnya.

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru