Setelah Launching Website, Pemdes Sebukar Terapkan Absensi Online Berbasis Android GPS

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah melahirkan era Industri 4.0 yang ditandai dengan otomatisasi yang menitikberatkan peran sentral data dalam kegiatan produksi dan jasa.

Tidak hanya memunculkan model komunikasi baru ber-platform digital, revolusi teknologi internet juga telah menawarkan cara mengelola administrasi pemerintahan dengan lebih efisien.

Setelah Launching Wesbite, kini Pemerintah Sebukar, menindaklanjuti instruksi Bupati Kerinci tentang perangkat Desa harus masuk kantor selama 37 jam per minggu membuat Kepala Desa Sebukar Syukran, S.Pd.I bergerak cepat menerapkan Absensi berbasis Android yang diatur dengan GPS.

Tak tanggung-tanggung, Kepala Desa yang menerapkan pelayanan berbasis online untuk administrasi surat menyurat dan tersebut langsung menegaskan akan menerapkan absensi online berbasis android GPS.

Baca Juga :  Dibuka Pj Bupati Asraf, Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Kerinci Resmi Dimulai

Kades yang dikenal energik ini menyebutkan, dalam waktu singkat ini Pemdes Sebukar dipastikan sudah menggunakan absensi berbasis android yang diatur dengan GPS.

“Dengan absnesi online berbasis android ini kehadiran Perangkat Desa bisa dipantau dari foto yang harus berlatar belakang di kantor dan melalui GPS bisa dideteksi bahwa yang mengisi absen benar-benar di kantor dan real time.

“Tentu akan dilengkapi fitur capture wajah, sehingga validasi kehadiran tidak bisa dititipkan kepada pegawai lainnya,” tegas Kades Sebukar ini.

Baca Juga :  Kereta Tua Super Juara, Sapu Bersih Depati CUP U-45 Se-Sumbagsel 2026

Syukran menambahkan, dengan sistem absensi ini data real-time dipastikan akurat, berbeda dengan sistem manual, aplikasi absensi online mencatat kehadiran perangkat desa secara real-time, sehingga memudahkan seandainya membutuhkan data saat itu juga sebagai bahan pengambilan keputusan.

“Intinya tidak ada lagi perangkat desa yang menganggap tugas sebagai perangkat desa adalah pekerjaan sampingan, kita sudah diberikan penghasilan tetap, jadi kita memang harus bekerja memberikan yang terbaik untuk masyarakat, kita diatur dengan target pekerjaan, kita juga diatur dengan jam kerja,” pungkasnya.

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru