Breaking News !!! Dikabarkan BPK dan KPK RI Berada di Kerinci dan Sungai Penuh

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Fhoto ilustrasi (Dwi)

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Sejumlah SKPD di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, kini dikabarkan kasak – kusuk. Pasalnya, tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Republik Indonesia, dikabarkan berada di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari sumber terpercaya, seperti tim BPK RI yang disebut berjumlah 10 orang auditor disebut sebut sedang melakukan audit khusus penggunaan APBD Kota Sungai Penuh.

“Sekarang BPK pusat sedang melakukan audit khusus, di Kota Sungai Penuh, jumlahnya 10 orang. Mereka minta, seluruh dinas untuk mengumpulkan SPJ perjalanan Dinas, ” ujar sumber merupakan salah seorang PNS Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Bupati Cup Resmi Usai, Ps Binhar Sabet Gelar Juara 1 Lewat Drama Adu Penalti

Sumber lain juga mengungkapkan, tim khusus BPK RI melakukan audit di Kota Sungai Penuh. Audit khusus itu, juga dilakukan terhadap proyek lapangan KONI temuannya lebih Rp 1 Milyar.

Atas kepastaian itu Suhatril, Kepala Inspektorat Kota Sungaipenuh belum berhasil dikonfirmasikan, saat dihubungi melalui handphone miliknya tidak ada jawaban. Inspektorat seperti biasanya, lebih mengetahui keberadaan BPKRI.

Sementara tim dari KPK RI, dikabarkan juga berada di Kabupaten Kerinci. Menurut informasi, tim KPK RI bersama tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pembagnunan Komplek Perkantoran Bukit Tengah, Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Inspektorat Kerinci Gelar Rakor Evaluasi Semester I 2025,Bupati Monadi Targetkan Penyelesaian TLHP Minimal 80%

Dimana saat ini, tim penyidik turun ke lokasi perkantoran untuk melihat fakta di lapangan seperti apa.

“infonya KPK RI bersama Tim Kejaksaan akan ke lokasi bersama pihak dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka akan melihat mekanikan tanah, untuk mempelajari kontruksi tanah seperti apa,” ujar sumber.

Ini dilakukan, guna mencocokkan temuan dari ahli tanah yang dihadirkan KPK dari ITB beberapa waktu lalu. “Penyidik juga meminta data dan memperdalam keterangan konsultan pengawas, hal ini dilakukan untuk menguraikan keterangan dari ahli teknis, untuk memperkuat kerugian negara,” kata sumber.

Berita Terkait

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja
Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah
Mensediar Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dirut PDAM Kerinci, Ternyata ini Rekam Jejaknya
Bupati Monadi Buka LK II HMI Nasional, Ajak Kader Jaga Harmoni Kerinci–Sungai Penuh
Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Wisuda Lansia Tebat Ijuk Dili, Bupati Monadi Dorong Semangat Belajar di Usia Senja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wabup Murison Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Daerah

Berita Terbaru