GLOBALJAMBI.CO.ID – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., melepas kafilah Kabupaten Kerinci yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Kota Jambi. Melalui ajang ini, Kerinci mengandalkan talenta lokal untuk meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.
Pelepasan kafilah tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci. Untuk mendorong putra-putri terbaik daerah menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang Al-Qur’an dan hadis. Selain mengejar prestasi, pemerintah daerah juga ingin memperkuat kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kerinci. Sekda Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kerinci Pahrizal. Serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat.
Sebelum pelepasan, Kabag Kesra Herlius menyampaikan laporan mengenai kesiapan kafilah, komposisi peserta, cabang perlombaan, serta jadwal keberangkatan menuju Kota Jambi.
Monadi Tekankan Prestasi, Akhlak, dan Sportivitas
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, pelatih, ofisial, dan pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kafilah Kerinci untuk menghadapi MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta kafilah, para pembina, pelatih, ofisial, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi,” ujar Monadi.
Ia menegaskan bahwa setiap anggota kafilah membawa amanah, harapan, dan kebanggaan masyarakat Kerinci. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kerinci yang membawa amanah, harapan, dan kebanggaan masyarakat. Saya berharap seluruh kafilah dapat berjuang dengan sungguh-sungguh, menampilkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Lebih lanjut, Monadi mengingatkan bahwa MTQH bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai sesuatu yang dilombakan, tetapi sebagai pedoman dalam kehidupan. Sebab, prestasi yang paling mulia adalah ketika bacaan yang indah disertai akhlak yang indah pula,” tegasnya.
Kerinci Andalkan Talenta Lokal untuk Harumkan Nama Daerah
Pada MTQH ke-55 tahun ini, Kabupaten Kerinci mengusung semangat mengutamakan dan memberdayakan talenta lokal. Pemerintah daerah ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada putra-putri asli Kerinci untuk menunjukkan kemampuan, bersaing secara sehat, dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat pembinaan generasi muda di bidang Al-Qur’an dan hadis. Dengan demikian, Kerinci tidak hanya mengejar hasil perlombaan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Selain mengandalkan kemampuan, Monadi meminta seluruh peserta menjaga sikap santun, disiplin, rendah hati, dan akhlakul karimah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kesiapan mental, konsentrasi, serta kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Menurutnya, setiap peserta harus tampil percaya diri ketika menghadapi perwakilan daerah lain. Karena itu, kerja keras, kedisiplinan, doa, dan semangat pantang menyerah perlu menjadi bekal utama untuk meraih hasil terbaik.
78 Anggota Kafilah Ikuti Sembilan Cabang Perlombaan
Kafilah Kabupaten Kerinci berjumlah 78 orang, terdiri atas 38 peserta, 10 pelatih, dan 30 ofisial. Mereka akan mengikuti sembilan dari total 12 cabang perlombaan dalam MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Namun, Kerinci tidak mengikuti seluruh golongan pada setiap cabang.
Adapun sembilan cabang yang menjadi fokus kafilah Kerinci meliputi:
- Tilawah Anak-anak dan Tartil Al-Qur’an.
- Tilawah Remaja dan Dewasa.
- Qira’at Mujawwad.
- Tahfiz 1–5 Juz.
- Tahfiz 10, 20, dan 30 Juz Putra.
- Fahmil Qur’an Putra.
- Syarhil Qur’an Putra dan Putri.
- Khat Al-Qur’an kategori Kontemporer dan Dekorasi Putri.
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) Putra dan Putri.
Melalui persiapan dan kerja sama seluruh anggota kafilah, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta membawa pulang prestasi membanggakan.
Pada akhirnya, Monadi berharap keikutsertaan Kerinci dalam MTQH ke-55 tidak hanya menghasilkan prestasi di arena perlombaan. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan memperkuat kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an dan hadis serta mendorong penerapan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengandalkan talenta lokal, menjaga kekompakan, dan menjunjung tinggi akhlak, kafilah Kerinci membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jambi.










