GLOBALJAMBI.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Depati Tujuh bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait berkurangnya pasokan air irigasi Sekungkung yang berdampak pada mengeringnya lahan persawahan warga.
Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, bersama Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Depati Tujuh, turun langsung untuk mencari solusi konkret guna memastikan kebutuhan air pertanian tetap terpenuhi.
Kekeringan yang terjadi disebabkan oleh minimnya debit air irigasi Sekungkung yang mengalir ke sejumlah wilayah persawahan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu masa tanam dan menurunkan hasil produksi pertanian masyarakat jika tidak segera ditangani.
Sebagai langkah awal, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait menyepakati sejumlah solusi teknis yang akan segera dilaksanakan. Salah satunya adalah menaikkan bukaan pintu air utama dari sebelumnya sekitar 75 sentimeter menjadi 1 meter, guna meningkatkan volume aliran air menuju saluran irigasi.
Selain itu, dilakukan pula penambahan pintu air Sekungkung agar distribusi air ke wilayah persawahan di Desa Tebat Ijuk dan Desa Belui dapat berjalan lebih optimal dan merata. Langkah ini diharapkan mampu mengatasi titik-titik sawah yang selama ini sulit teraliri air.
Solusi berikutnya adalah penerapan sistem buka-tutup pintu air Sekungkung dan pintu air Semumu secara terkoordinasi, sehingga aliran air dapat dibagi secara adil dan seluruh areal persawahan memperoleh pasokan air yang cukup.
Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen untuk tidak sekadar menampung keluhan masyarakat, tetapi juga segera menghadirkan solusi nyata di lapangan.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mendengar keluhan masyarakat dan langsung mencarikan solusi. Bukan hanya mendengarkan, lalu membiarkannya tanpa tindak lanjut,” tegasnya.
Dengan langkah cepat dan sinergi lintas sektor ini, pemerintah kecamatan berharap persoalan kekurangan air irigasi dapat segera teratasi, sehingga aktivitas pertanian masyarakat kembali berjalan normal dan ketahanan pangan di wilayah Depati Tujuh tetap terjaga.(Adi)









