GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, secara resmi membuka Pelatihan Guru TPQ/TPSQ Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 2025 yang digelar di Vila Welloza, Siulak, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini dihadiri para pejabat daerah, tokoh agama, narasumber pelatihan, serta para ustaz dan ustazah TPQ/TPSQ dari berbagai wilayah di Kabupaten Kerinci.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama, MUI, LPTQ, serta sejumlah lembaga keagamaan lainnya. Kehadiran seluruh unsur ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Murison menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak cukup hanya berbasis kecerdasan intelektual, tetapi harus disertai penguatan spiritual. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini adalah pondasi utama untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkarakter.
“Anak-anak yang tumbuh dengan literasi Al-Qur’an memiliki arah, etika, dan kepekaan moral yang kuat. Ini menjadi dasar penting bagi generasi masa depan Kabupaten Kerinci,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa tantangan guru Al-Qur’an semakin kompleks di tengah perkembangan zaman. Guru TPQ tidak hanya bertugas mengajarkan makhraj dan tajwid, tetapi juga berperan sebagai pembimbing karakter, pengarah etika digital, serta penjaga moral bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi.
“Modernisasi seringkali membuat manusia menjauh dari nilai-nilai spiritual. Di sinilah guru TPQ berperan sebagai benteng moral yang sangat penting,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wabup Murison turut menyinggung hasil Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi, di mana Kabupaten Kerinci belum meraih hasil yang optimal. Ia menekankan bahwa hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan qari dan qariah di masa mendatang.
“Kita belum memperoleh hasil terbaik pada MTQ ke-54. Ini bukan untuk disesali, tetapi menjadi catatan penting bagi kita semua. Saya mengingatkan pembina, guru TPQ, LPTQ, hingga pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan. Harapan kita, pada MTQ berikutnya Kerinci dapat meraih peringkat yang lebih baik,” tegasnya.
Murison menilai peningkatan kompetensi guru, penguatan metode pembinaan, dan pelatihan berkelanjutan merupakan langkah strategis menuju prestasi yang lebih baik. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan melalui berbagai program pembinaan dan peningkatan kompetensi pengajar.
“Saudara-saudara semua adalah cahaya kecil yang menerangi masa depan Kerinci. Pemerintah daerah siap mendampingi dan mendukung setiap langkah untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Murison secara resmi membuka kegiatan pelatihan. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Guru TPQ/TPSQ Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 2025 secara resmi saya buka,” ucapnya disambut tepuk tangan para peserta.
Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan guru-guru Al-Qur’an yang lebih profesional, inovatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.(Adi)









