Paripurna Penyampaian RAPBD 2026, Wabup Murison Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, KERINCI — Pemerintah Kabupaten Kerinci resmi menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kerinci, Rabu (26/11/2025). Penyampaian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, sebagai bagian dari tahapan konstitusional dalam penyusunan APBD daerah.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kerinci dan turut dihadiri Wakil Ketua beserta seluruh anggota DPRD. Hadir pula unsur Forkopimda, para Asisten Setda, Staf Ahli, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Dalam paparannya, Wabup Murison menjelaskan bahwa target pendapatan daerah Kerinci pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,119 triliun, yang terdiri dari:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp50,969 miliar, meningkat 3,16% dari tahun sebelumnya.

Dana Transfer mencapai Rp1,055 triliun yang bersumber dari pemerintah pusat dan antar daerah.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp12,372 miliar.

Baca Juga :  Bank Jambi Imbau Nasabah Waspada Modus Phising, Jangan Berikan Data Pribadi

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,141 triliun, atau menurun 7,93% dari perubahan APBD sebelumnya. Dengan demikian, RAPBD 2026 mengalami defisit Rp21,788 miliar yang akan ditutupi melalui penerimaan pembiayaan daerah pada jumlah yang sama.

Wabup Murison menekankan bahwa kualitas belanja harus semakin efektif dan tepat sasaran demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pencapaian prioritas pembangunan. Komposisi belanja daerah 2026 meliputi:

  1. Belanja Operasional – Rp811,332 miliar
    Belanja Pegawai: Rp598,118 miliar
    Belanja Barang dan Jasa: Rp206,260 miliar
    Belanja Subsidi: Rp80 juta
    Belanja Hibah: Rp6,873 miliar
  2. Belanja Modal – Rp49,255 miliar
    Difokuskan untuk percepatan pembangunan fisik, termasuk pengadaan tanah, peralatan, pembangunan gedung, jalan, irigasi, dan aset lainnya.
  3. Belanja Tidak Terduga – Rp3,1 miliar
    Dialokasikan untuk penanganan keadaan darurat.
  4. Belanja Transfer – Rp277,428 miliar
    Sebagian besar diperuntukkan bagi pemerintah desa sebagai bantuan keuangan.
Baca Juga :  Peringatan Sumpah Pemuda, KNPI Kerinci Sukses Gelar Wabinar Nasional Bersama Narasumber Dari Kemenpora RI

Dalam kesempatan itu, Wabup Murison menegaskan bahwa tidak seluruh aspirasi dari masyarakat dapat diakomodasi dalam RAPBD karena keterbatasan ruang fiskal. Namun demikian, pemerintah daerah memastikan bahwa program-program prioritas dan mendesak menjadi fokus utama dalam mendukung visi pembangunan Kerinci.

Beliau juga meminta TAPD serta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk aktif mengikuti seluruh proses pembahasan RAPBD, menyiapkan data pendukung secara komprehensif, dan menaati jadwal yang telah ditetapkan DPRD.

Rapat paripurna ditutup dengan prosesi penyerahan dokumen RAPBD Kabupaten Kerinci Tahun 2026 dari Wakil Bupati H. Murison kepada Pimpinan DPRD Kerinci. Penyerahan ini disaksikan seluruh peserta rapat sebagai tanda dimulainya tahap pembahasan RAPBD di tingkat legislatif.

Dengan penyampaian resmi RAPBD 2026 tersebut, pemerintah daerah berharap proses pembahasan dapat berlangsung efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kerinci.(Adi)

Berita Terkait

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:37 WIB

Muhammad Farlan dari Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang, Karang Taruna Buka Donasi untuk Bantu Pengobatan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tuduhan Pungli, Siap Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Berita Terbaru